Ibu Bonceng Anak Dilempar Molotov di Gang Sempit Koja, Polisi Selidiki

Warkini.com, Jakarta – Aksi kekerasan yang mengancam keselamatan seorang ibu dan anak balitanya terjadi di sebuah gang sempit kawasan Koja, Jakarta Utara. Seorang ibu yang tengah memboncengkan an

Jul 08, 2026 - 05:48
0 0
Ibu Bonceng Anak Dilempar Molotov di Gang Sempit Koja, Polisi Selidiki

Warkini.com, Jakarta – Aksi kekerasan yang mengancam keselamatan seorang ibu dan anak balitanya terjadi di sebuah gang sempit kawasan Koja, Jakarta Utara. Seorang ibu yang tengah memboncengkan anaknya menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh pelaku tak dikenal. Peristiwa mengerikan ini terekam kamera pengawas atau CCTV dan kini menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Berdasarkan rekaman video yang berhasil dihimpun media kami, insiden bermula saat korban mengendarai sepeda motor matik melintasi perkampungan padat penduduk. Tampak sang anak yang diperkirakan masih berusia balita duduk tenang di boncengan depan. Kondisi jalan yang sempit hanya bisa dilalui satu kendaraan.

Di lokasi kejadian, tampak empat orang pria dewasa sedang asyik duduk-duduk dan mengobrol di tepi gang. Tak ada tanda-tanda keributan atau interaksi verbal antara korban dan gerombolan pria tersebut sebelum kejadian nahas itu berlangsung. Korban hanya melintas secara perlahan melewati mereka.

"Beberapa detik setelah motor korban melewati titik kumpul bapak-bapak tersebut, tiba-tiba sebuah benda menyala melayang dan langsung meledak," ujar seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Ledakan kecil dan kobaran api sontak membuat panik korban serta warga sekitar. Beruntung, sang ibu dan balita yang diboncengnya tidak mengalami luka bakar serius. Meski demikian, trauma mendalam jelas menghantui korban yang nyaris menjadi korban penyerangan brutal di area permukiman padat itu.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik aksi pelemparan bom molotov tersebut masih menjadi misteri. Polisi dari Polsek Koja dan jajaran Polres Metro Jakarta Utara telah diterjunkan untuk menyelidiki kasus ini secara intensif. Tim Inafis dikabarkan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan serpihan botol serta alat bukti yang tersisa di lokasi.

"Kasus ini sedang dalam penyelidikan kami. Anggota di lapangan sedang bekerja memburu pelaku," ungkap perwakilan kepolisian saat dikonfirmasi media kami, Selasa (22/4/2025).

Aparat juga sedang memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk keempat pria yang berada di tempat kejadian sebelum ledakan terjadi. Rekaman CCTV kini menjadi alat bukti utama bagi kepolisian untuk mengidentifikasi wajah dan ciri-ciri spesifik terduga pelaku.

Kejadian ini sontak memicu kemarahan warganet. Bagaimana tidak, aksi teror di ruang publik dengan bahan berbahaya semacam molotov sangat membahayakan keselamatan warga sipil, khususnya anak-anak yang tidak berdosa. Publik mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas akar permasalahan yang menyebabkan aksi pengecut tersebut dilakukan di lingkungan permukiman warga yang padat dan sempit.

Laporan media kami, layanan kesehatan setempat juga telah menyiagakan tim trauma healing untuk memberikan pendampingan psikologis bagi anak korban yang masih di bawah umur, guna memastikan ia tidak mengalami dampak psikologis berkepanjangan pasca-menyaksikan ledakan itu secara langsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User