Jakarta - Arab Saudi menjadi salah satu negara yang mengirimkan delegasi untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Kehadiran delegasi Saudi tersebut menarik perhatian publik, terutama setelah pemilihan ayat Al-Quran yang dibacakan dalam momen tersebut menjadi sorotan luas di media sosial.
Diketahui, Ali Khamenei gugur dalam usia 86 tahun akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat-Israel yang menghantam kompleks kediamannya pada 28 Februari lalu. Prosesi pemakaman tokoh berpengaruh
Diketahui, Ali Khamenei gugur dalam usia 86 tahun akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat-Israel yang menghantam kompleks kediamannya pada 28 Februari lalu. Prosesi pemakaman tokoh berpengaruh di Timur Tengah itu telah dimulai dan direncanakan berlangsung selama enam hari ke depan. Berbagai negara mengirimkan perwakilan resmi untuk memberikan penghormatan terakhir.
Delegasi 110 Negara Hadiri Pemakaman
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari sejumlah sumber internasional pada Minggu (5/7/2026), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengonfirmasi bahwa sedikitnya delegasi dari 110 negara akan menghadiri rangkaian upacara pemakaman Khamenei. Pernyataan tersebut disampaikan Baghaei dalam sebuah wawancara eksklusif dengan televisi pemerintah Iran, IRIB TV.
"Delegasi dari 110 negara telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi kami," ujar Baghaei dalam wawancara tersebut.
Kehadiran delegasi Arab Saudi menjadi salah satu yang paling disoroti mengingat hubungan diplomatik antara Riyadh dan Teheran yang telah mengalami pasang surut dalam beberapa dekade terakhir. Pemilihan ayat suci Al-Quran yang dibacakan saat rombongan Saudi tiba di lokasi pemakaman sontak menjadi pembicaraan hangat di berbagai platform media sosial, dengan banyak pihak yang menafsirkan pemilihan ayat tersebut sebagai pesan diplomasi terselubung antara dua kekuatan besar di kawasan Timur Tengah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian Luar Negeri Arab Saudi belum memberikan pernyataan resmi terkait makna atau alasan di balik pemilihan ayat yang dibacakan tersebut. Sementara itu, prosesi pemakaman Khamenei diperkirakan akan terus berlangsung selama enam hari ke depan dengan berbagai rangkaian acara kenegaraan yang melibatkan tamu-tamu internasional. (Warkini.com)
Comments (0)