Jakarta – Satu unit kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Gamsunoro, telah berhasil meninggalkan Sela

Pertamina Terus Berprogres Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa proses pengeluaran kapal dari Selat Hormuz bukanlah hal yang terjadi tiba-tiba

Jul 08, 2026 - 06:11
0 1
Jakarta – Satu unit kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Gamsunoro, telah berhasil meninggalkan Sela

Pertamina Terus Berprogres

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa proses pengeluaran kapal dari Selat Hormuz bukanlah hal yang terjadi tiba-tiba. Menurutnya, sejak awal ketegangan di kawasan Timur Tengah meluas, Pertamina telah mengintensifkan langkah-langkah untuk mengamankan seluruh armadanya.

“Proses ini kan bukan berjalan baru sekarang, tapi semenjak perang kan Pertamina sudah terus mengupayakan bagaimana bisa mengeluarkan kapal tersebut. Jadi, saya pikir di Pertamina terus berprogres walaupun tidak selalu kita monitor secara khusus ya mengenai kapal ini,”

Pernyataan tersebut disampaikan Laode di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/6/2026). Ia menambahkan, meskipun tidak ada pemantauan harian yang bersifat khusus, koordinasi dengan pihak Pertamina dan pemangku kepentingan lain tetap berlangsung secara intensif.

Kondisi Geopolitik dan Risiko di Selat Hormuz

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia, menjadi pintu keluar bagi sekitar seperlima dari total konsumsi minyak global. Gangguan keamanan di perairan ini tidak hanya membahayakan keselamatan kapal dan awak, tetapi juga berpotensi menimbulkan guncangan pada rantai pasok energi internasional. Media kami melaporkan, Pertamina Pride hingga saat ini masih berada di Teluk Arab menunggu momentum yang tepat untuk melanjutkan perjalanan.

Keberhasilan Gamsunoro menyeberangi Selat Hormuz beberapa waktu lalu menjadi sinyal positif bahwa upaya diplomasi dan pengamanan maritim yang dilakukan membuahkan hasil. Namun, setiap kapal memiliki karakteristik operasional dan tingkat risiko yang berbeda, sehingga penanganannya tidak bisa disamaratakan.

Komitmen Pemerintah dan Strategi Evakuasi

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian ESDM, terus berkoordinasi dengan Pertamina serta otoritas pelayaran internasional. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh aset strategis negara, termasuk kapal-kapal pengangkut energi, dapat beroperasi dengan aman. Laode menegaskan, keselamatan awak dan kapal menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.

Pertamina International Shipping sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero) memegang peran vital dalam distribusi energi nasional. Oleh karena itu, keberadaan Pertamina Pride di kawasan yang dilanda ketegangan mendapat perhatian khusus. Meski detail teknis dan strategi evakuasi tidak diungkapkan secara terbuka karena alasan keamanan, Kementerian ESDM memastikan bahwa semua langkah telah melalui pertimbangan matang.

Hingga laporan ini diturunkan, belum ada kepastian waktu kapan Pertamina Pride akan berhasil mengikuti jejak Gamsunoro menyeberangi Selat Hormuz. Meski demikian, optimisme tetap dijaga mengingat progres berkelanjutan yang ditunjukkan oleh Pertamina. Media kami akan terus memantau perkembangan situasi di kawasan Teluk Arab dan mengabarkan setiap langkah evakuasi selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User