Jakarta — Sebuah video yang diklampaukan sebagai pengumuman resmi Menteri Sekretaris Negara

Munculnya Video dan Klaim Awal Pada awal pekan ini, sebuah video pendek berdurasi sekitar 45 detik mulai beredar luas di platform Facebook. Dalam video ter

Jul 19, 2026 - 12:47
0 0
Jakarta — Sebuah video yang diklampaukan sebagai pengumuman resmi Menteri Sekretaris Negara

Munculnya Video dan Klaim Awal

Pada awal pekan ini, sebuah video pendek berdurasi sekitar 45 detik mulai beredar luas di platform Facebook. Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang menyerupai Mensesneg Prasetyo Hadi sedang duduk di meja kerja dengan latar merah putih. Pria tersebut dalam video diduga menyampaikan pernyataan tentang program bantuan langsung tunai bagi para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan TNI/Polri. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa setiap pensiunan akan menerima dana sebesar Rp2,5 juta per bulan mulai tahun depan.

Unggahan tersebut langsung mendapat ribuan reaksi dan dibagikan ulang oleh akun-akun lain. Banyak warganet yang percaya dan bahkan bertanya-tanya tentang mekanisme pendaftaran. Namun, tidak sedikit pula yang mulai ragu dan berusaha mencari sumber resmi. Keresahan ini mendorong tim Cek Fakta Liputan6.com untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Langkah Verifikasi Tim Cek Fakta

  1. Pemeriksaan Arsip Video Resmi — Tim menelusuri seluruh unggahan di kanal YouTube resmi Sekretariat Negara, Instagram resmi @sekretariat.kabinet, serta akun X (Twitter) milik Mensesneg Prasetyo Hadi. Tidak ditemukan satupun video yang memiliki kesamaan dengan klip yang beredar.
  2. Analisis Teknis Video — Dengan bantuan perangkat lunak pendeteksi manipulasi, tim menemukan adanya ketidaksesuaian pada gerakan bibir dan suara dalam video tersebut. Terdeteksi bahwa suara yang keluar tidak sinkron dengan gambar, mengindikasikan penggunaan teknologi deepfake atau lip-sync palsu.
  3. Konfirmasi Ke Sumber Terpercaya — Liputan6.com menghubungi juru bicara Kementerian Sekretariat Negara, yang dengan tegas membantah adanya pengumuman bantuan pensiunan. “Tidak ada pernyataan resmi dari Bapak Mensesneg mengenai hal itu. Video tersebut adalah hoaks,” ujar jubir tersebut pada Kamis (13/3/2025).
  4. Cek Metadata dan Asal Unggahan — Akun yang pertama kali mengunggah video adalah profil anonim dengan nama samaran. Akun tersebut hanya aktif selama beberapa jam setelah unggahan, lalu tidak dapat dilacak lagi. Pola ini kerap dijumpai pada penyebaran disinformasi.

Data penting: Video palsu ini diunggah pada 10 Maret 2025 pukul 19.30 WIB, dan dalam waktu kurang dari 24 jam telah ditonton lebih dari 150.000 kali serta dibagikan 4.000 kali. Akun asli yang diduga sebagai sumber pertama telah dihapus oleh platform setelah dilaporkan oleh puluhan pengguna.

Hasil Verifikasi: Video Tersebut Adalah Hoaks

Berdasarkan seluruh langkah verifikasi yang dilakukan, tim Cek Fakta Liputan6.com menyimpulkan bahwa klaim video Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan bantuan dana pensiunan adalah palsu. Tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai program semacam itu. Pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Kementerian Keuangan telah merilis program bantuan lain, namun tidak ada yang spesifik berupa tunjangan pensiunan tambahan seperti yang disebut dalam video.

Modus penyebaran hoaks serupa sudah beberapa kali terjadi dengan menyasar tokoh publik seperti presiden, menteri, dan kepala daerah. Pelaku biasanya memanfaatkan momen ketidakpastian atau isu ekonomi yang sensitif untuk menyebarkan konten palsu dan menimbulkan kehebohan.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek kebenaran informasi di kanal resmi pemerintah atau melalui portal cek fakta terpercaya sebelum mempercayai dan menyebarkan konten viral. Jangan mudah terpancing oleh judul atau narasi yang menawarkan kemudahan finansial secara instan.

Kesimpulan dan Imbauan

Hoaks video bantuan pensiunan ini perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan kekecewaan massal dan bahkan penipuan. Oknum tidak bertanggung jawab dapat meminta data pribadi atau biaya administrasi dengan mengatasnamakan program palsu tersebut. Liputan6.com menegaskan bahwa satu-satunya sumber informasi kebijakan pemerintah adalah melalui saluran resmi seperti situs setneg.go.id, akun media sosial kementerian, dan konferensi pers yang dihadiri langsung oleh pejabat negara.

FAQ Seputar Kasus Ini

[SOCIAL_TWEET]: Jangan tertipu! Video Mensesneg Prasetyo Hadi soal bantuan dana pensiunan ternyata hoaks. Simak hasil cek fakta Liputan6.com di sini. #CekFakta #Hoaks #PrasetyoHadi [SOCIAL_TG]: 🚨 HOAKS! Video Mensesneg Prasetyo Hadi soal bantuan pensiunan adalah rekayasa. Liputan6.com melakukan cek fakta: video deepfake, sumber tidak resmi. Jangan sebarkan! Baca: [link artikel]

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User