JAKARTA, Warkini.com — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan harapannya agar Ikatan Kelua

Dalam pernyataannya, Wamendagri menyoroti pentingnya soliditas sebagai modal dasar. Menurutnya, kekompakan dan persatuan para alumni kepamongprajaan merupakan fondasi vital untuk menjaga stabilitas p

Jul 08, 2026 - 05:27
0 0
JAKARTA, Warkini.com  — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan harapannya agar Ikatan Kelua

Dalam pernyataannya, Wamendagri menyoroti pentingnya soliditas sebagai modal dasar. Menurutnya, kekompakan dan persatuan para alumni kepamongprajaan merupakan fondasi vital untuk menjaga stabilitas pemerintahan serta memperkuat sinergi koordinasi lintas jenjang, mulai dari tingkat pusat hingga ke pelosok daerah.

Benteng di Tengah Turbulensi Geopolitik

Wiyagus memaparkan bahwa situasi global saat ini menuntut kewaspadaan tinggi. Ia menggambarkan kondisi internasional yang diwarnai oleh meningkatnya rivalitas geopolitik, gangguan rantai pasok global, serta ketidakpastian ekonomi dan politik. Dalam konteks ini, Indonesia memerlukan sistem tata kelola pemerintahan yang semakin tangguh dan adaptif. Alumni Pamong Praja, dengan jaringannya yang luas, dinilai sebagai aset strategis untuk menjawab tantangan tersebut.

"Meningkatnya rivalitas geopolitik, gangguan rantai pasok, dan ketidakpastian global menuntut Indonesia memiliki tata kelola pemerintahan yang semakin kuat. Di sinilah peran sentral alumni pamong praja sebagai perekat dan penggerak birokrasi diuji," ujar Wiyagus dalam keterangan yang diterima tim redaksi Warkini.com.

Pilar Moral dan Inovasi Birokrasi

IKAPTK didorong untuk tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi, melainkan harus menjelma sebagai lokomotif inovasi di tubuh birokrasi. Wamendagri berharap para alumni mampu menjadi agen perubahan yang mengedepankan integritas dan etika pelayanan publik. Sebagai kekuatan moral, mereka diharapkan mampu menjaga marwah pemerintahan dari praktik-praktik yang berpotensi melemahkan sendi-sendi kenegaraan.

Selain memperkuat koordinasi pusat-daerah, peran IKAPTK juga dinilai krusial dalam merumuskan kebijakan yang antisipatif terhadap dampak krisis global. Dengan kader-kader yang tersebar di berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, organisasi ini diyakini mampu menjadi katalis bagi terciptanya kebijakan yang responsif serta berorientasi pada kepentingan nasional. Lebih lanjut, Wiyagus menekankan bahwa di era disrupsi ini, birokrasi tidak boleh kaku dan harus didukung oleh sumber daya manusia yang visioner dan berjiwa korsa, ciri khas yang melekat pada alumni perguruan tinggi kepamongprajaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User