Jalan di Pulogadung Amblas 5 Bulan, Perbaikan Permanen Dikebut Tahun Ini
Kerusakan infrastruktur di wilayah Jakarta Timur kembali menjadi sorotan publik. Beton Jalan Cinta yang terletak di kawasan Pulogadung mengalami pecah dan terbelah cukup parah akibat fenomena tanah amblas. Kondisi ini telah berlangsung selama kurang lebih lima bulan, memicu kekhawatiran warga sekitar yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memberikan kepastian bahwa penanganan permanen akan segera direalisasikan. Berdasarkan keterangan resmi yang dihimpun media kami, proyek perbaikan tanggul secara menyeluruh ditargetkan dapat dilaksanakan pada tahun ini. Langkah ini diambil mengingat kerusakan yang terjadi tidak bisa hanya ditambal dengan metode sementara.
"Kondisi ini memerlukan penanganan yang lebih komprehensif, sehingga saat ini sedang tahapan persiapan penanganan untuk perbaikan tanggul secara permanen yang akan dilaksanakan tahun ini oleh Dinas SDA Jakarta,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ericson Indra Pulungan, dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (8/7/2026). Ericson menekankan bahwa perbaikan tidak bisa dilakukan secara instan karena membutuhkan kajian teknis yang matang agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Tanah amblas yang menyebabkan jalan pecah ini diduga kuat berkaitan dengan struktur tanah dan sistem drainase di kawasan tersebut. Oleh karena itu, Dinas SDA DKI Jakarta tidak hanya fokus pada perbaikan permukaan jalan, tetapi juga akan memperkuat konstruksi tanggul sebagai solusi jangka panjang. Saat ini, tim teknis masih berada dalam tahap persiapan untuk memastikan seluruh aspek pengerjaan berjalan sesuai standar keselamatan.
Warga setempat berharap pengerjaan dapat segera dimulai mengingat kondisi jalan yang semakin membahayakan pengguna, terutama saat hujan turun. Genangan air kerap menutupi retakan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara motor maupun mobil. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas dan mematuhi rambu-rambu pengalihan arus yang telah dipasang di sekitar lokasi. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan proyek ini akan terus dipantau dan disampaikan melalui laporan Warkini.com.
Comments (0)