Jude Bellingham Mulai Saingi Rekor Lionel Messi di Piala Dunia
Panggung Piala Dunia 2026 menjadi saksi kebangkitan seorang bintang muda yang tak hanya mencuri perhatian, tetapi juga mulai menuai perbandingan dengan leg
Panggung Piala Dunia 2026 menjadi saksi kebangkitan seorang bintang muda yang tak hanya mencuri perhatian, tetapi juga mulai menuai perbandingan dengan legenda hidup. Jude Bellingham, gelandang serang berusia 23 tahun milik Timnas Inggris, menjelma sebagai sosok sentral yang membawa The Three Lions melaju jauh di turnamen. Penampilannya yang penuh determinasi, visi bermain tajam, serta kontribusi gol dan assist konsisten membuka wacana panas: apakah Bellingham akan menjadi “Maradona baru” atau justru menyaingi dominasi Lionel Messi di Piala Dunia?
Perjalanan Bellingham di Piala Dunia 2026: Dominasi dari Lini Kedua
Sejak fase grup, Bellingham langsung tancap gas. Dalam laga pembuka melawan Tunisia, ia melepas dua assist dan satu gol via tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Penampilan itu menjadi fondasi kepercayaan diri yang terus meningkat. Menginjak babak 32 besar, Bellingham mencetak gol penentu kemenangan 2-1 atas Uruguay melalui skema serangan balik cepat yang digerakkannya sendiri dari lini tengah.
Puncak magisnya tersaji di perempat final saat Inggris berhadapan dengan Brasil. Dalam duel yang oleh media dijuluki “pertempuran generasi”, Bellingham menciptakan dua gol dan satu assist—termasuk gol solo run dari tengah lapangan—hingga membungkam Seleção 3-1. Aksi individu itu langsung menggaungkan kembali memori Diego Maradona 1986 dan Ronaldo Nazario 2002. “Bellingham bukan sekadar playmaker; dia adalah game-changer yang menentukan arah pertandingan,” ucap eks gelandang Timnas Inggris, Frank Lampard, dalam analisisnya di stasiun televisi BBC Sport.
Statistik Berbicara: Bellingham vs Messi di Piala Dunia
Membandingkan dua pemain dari generasi berbeda selalu rumit, namun data kuantitatif dapat memberi gambaran. Hingga fase semifinal, Bellingham membukukan 6 gol dan 4 assist dalam 5 pertandingan, catatan yang hampir sejajar dengan performa Lionel Messi saat membawa Argentina juara di Piala Dunia 2022. Saat itu Messi mengemas 7 gol dan 3 assist dalam 7 laga, termasuk brace di final.
Yang membedakan adalah efisiensi dan peran. Bellingham rata-rata melepas 3,4 tembakan per laga dengan tingkat konversi 35,3%, sedikit lebih tinggi dari Messi di 2022 yang berada di angka 28,6%. Namun Messi unggul dalam menciptakan peluang: 2,7 umpan kunci per laga versus Bellingham yang mencatat 2,1 umpan kunci. Jika dilihat dari dampak pertahanan, gelandang Real Madrid ini jauh lebih dominan—ia mencatat 12 tekel sukses dan 21 pemulihan bola, sementara Messi hanya 5 tekel di edisi 2022. Ini menunjukkan Bellingham adalah paket lengkap: playmaker sekaligus penyeimbang lini.
Bayang-Bayang Legenda: Maradona dan Ronaldo Nazario
Di luar nama Messi, para pengamat cenderung menyamakan Bellingham dengan dua fenomena abad lalu: Diego Maradona dan Ronaldo Luis Nazário de Lima. Kesamaan dengan Maradona muncul dari gaya slaloming melewati tiga-empat pemain dan keberanian mengambil keputusan di momen krusial. Sementara itu, kemiripan dengan Ronaldo terletak pada fisik eksplosif, kecepatan transisi, dan insting predator di depan gawang meski berposisi gelandang.
“Apa yang dilakukan Bellingham mengingatkan saya pada Maradona di Meksiko 1986, tapi dengan etos kerja ala pemain modern,” kata wartawan senior Argentina, Juan Pablo Varsky, melalui akun media sosialnya. Kami kini menyaksikan lahirnya ‘Maradona Inggris’.” Sementara itu, legenda Brasil, Ronaldo sendiri, lewat wawancara eksklusif mengatakan bahwa “Bellingham punya kekuatan yang dulu saya miliki, ditambah otak seorang gelandang sejati.”
Masa Depan: Akankah Bellingham Melampaui Warisan Messi?
Jalan Bellingham untuk menyamai atau bahkan melampaui jejak Messi di panggung Piala Dunia masih panjang. Lionel Messi telah mengoleksi 2 trofi Piala Dunia (2022 dan 2026 jika lanjut), sementara Bellingham bahkan belum mencicipi final. Namun, dengan usianya yang baru menginjak 23 tahun, ia sudah menjadi motor serangan tim nasional yang dijagokan sebagai juara. Banyak yang meyakini bahwa jika Inggris berhasil mengangkat trofi di edisi kali ini, Bellingham akan menjadi kandidat kuat Ballon d’Or dan menapaki tangga keabadian.
Yang pasti, perdebatan siapa yang lebih hebat masih akan bergulir. Yang lebih penting, dunia sepak bola kini memiliki dua nomor 10 ikonik: satu sedang menulis kisah penutup karier penuh magis, sementara yang lainnya baru saja membuka tinta halaman pertama legenda baru.
[SOCIAL_TWEET]: Jude Bellingham terus mencuri perhatian di #PialaDunia2026. Penampilannya kini dibandingkan langsung dengan Lionel Messi. Mampukah gelandang Inggris itu menulis sejarah baru? #Bellingham #Messi #FIFAWorldCup[SOCIAL_TG]: ⚽🔥 Bellingham mulai menyamai rekor Messi di Piala Dunia 2026! 6 gol dan 4 assist dalam 5 laga, memicu perbandingan dengan Maradona dan Ronaldo. Ini analisis lengkapnya.
Comments (0)