warkini.
Viral

Kakek 81 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Palmerah

Warkini.com | Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang melanda kediamannya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu malam (5/7). Korban yang belakangan t

Kakek 81 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Palmerah

Warkini.com | Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang melanda kediamannya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu malam (5/7). Korban yang belakangan teridentifikasi bernama Suratman, berusia 81 tahun, tidak dapat menyelamatkan diri saat api dengan cepat membesar dan melalap bangunan tempat tinggalnya.

Peristiwa nahas ini pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 22.45 WIB. Saksi mata mengatakan, kobaran api terlihat membumbung dari bagian belakang rumah, diduga berasal dari ruang dapur atau area instalasi listrik tua. Warga sekitar bahu-membahu berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, derasnya tiupan angin malam membuat si jago merah semakin tak terkendali. "Tadi sempat terdengar teriakan, kami sudah lari ke sana, tapi pintu depan terkunci rapat dan api sudah terlalu besar," tutur salah seorang tetangga korban kepada tim Warkini.com di lokasi kejadian.

Kronologi dan Upaya Pemadaman

Menurut data yang dihimpun dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, sebanyak 90 personel damkar diterjunkan ke lokasi. Mereka mengerahkan 18 unit kendaraan pemadam, termasuk mobil tangga dan armada water supply, untuk memutus rantai api yang juga sempat mengancam bangunan di sampingnya. Petugas mengalami kesulitan mengakses titik api utama karena lorong gang yang sempit dan banyaknya material mudah terbakar yang menumpuk di dalam rumah. Meski demikian, kobaran besar berhasil dijinakkan setelah lebih dari dua jam, tepatnya sekitar pukul 01.15 WIB.

"Korban jiwa satu orang warga atas nama Bapak Suratman, usia 81 tahun," ujar Kasiops Sudin Gulkarmat Jakbar, Achmad Saiful Kahfi, saat dikonfirmasi Warkini.com, Senin (6/7) pagi.

Kahfi menjelaskan, timnya menemukan jenazah korban dalam posisi tengkurap di salah satu sudut ruang tengah, yang kemungkinan besar terjebak asap tebal sebelum api sampai ke titik itu. Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik dari instalasi yang sudah uzur. Namun, kepolisian dari Polsek Palmerah bersama tim Inafis masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi, sehingga investigasi lebih lanjut masih berjalan hingga berita ini diturunkan.

Duka di Tengah Pemukiman Padat

Lokasi kebakaran berada di permukiman padat penduduk yang khas di Palmerah, di mana jarak antar rumah sangat berdekatan. Rumah Suratman sendiri merupakan bangunan semi permanen berusia puluhan tahun yang dihuni sendiri oleh almarhum. Sejumlah tetangga menyebutkan bahwa korban memiliki keterbatasan pendengaran dan penglihatan, kondisi yang wajar bagi usia senjanya dan diduga menjadi faktor penghambat saat ia harus menyelamatkan diri. Beberapa barang berharga tidak sempat dievakuasi, termasuk dokumen penting yang kini hangus terbakar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa lain atau luka serius yang dilaporkan dari warga sekitar, karena api berhasil diisolasi hanya menghanguskan dua rumah saja.

Petugas sosial dan aparat kelurahan setempat sudah mulai mendata dampak materiel yang dialami warga yang terdampak. Sejumlah tenda darurat disiapkan jika ada keluarga yang kehilangan tempat tinggal sementara. Warkini.com akan terus memantau perkembangan penanganan pasca-kebakaran ini, termasuk soal klaim asuransi atau bantuan bagi korban selamat. Untuk saat ini, identitas resmi korban sudah dikonfirmasi dan jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk proses autopsi dan visum, sebelum diserahkan kepada ahli waris yang masih dicari keberadaannya oleh pihak berwenang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sasha-gunawan

Reporter Fashion & Beauty. Meliput tren mode, kecantikan, dan industri kreatif.

Comments (0)

User