Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Tingkatkan Kesejahteraan Buruh dan Rekrut Penyandang Disabilitas
Bogor, Warkini.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa institusi Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga memainkan p
Bogor, Warkini.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa institusi Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga memainkan peran strategis dalam mendorong kesejahteraan sosial, khususnya bagi kaum buruh. Dalam sebuah acara puncak peringatan, ia juga membuka peluang emas bagi para penyandang disabilitas untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Bhayangkara.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jenderal Sigit dalam sambutannya di perayaan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar meriah di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026). Di hadapan para personel dan tamu undangan, Kapolri memaparkan langkah-langkah konkret yang telah dan akan diambil korpsnya untuk menjawab tantangan sosial di masyarakat.
Wadah Dialog dan Kolaborasi
Dalam pidatonya, Jenderal Sigit secara spesifik menyoroti pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri. Menurutnya, desk ini merupakan respons institusi terhadap dinamika hubungan industrial yang kerap menghadirkan friksi antara pekerja dan pemberi kerja. Melalui desk tersebut, Polri berupaya bertransformasi menjadi mediator yang aktif dan terpercaya.
"Polri juga berperan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan buruh melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri hingga tingkat wilayah, sebagai wadah penguatan dialog dan kolaborasi dalam penyelesaian berbagai permasalahan ketenagakerjaan serta hubungan industrial," kata Jenderal Sigit dalam sambutannya.
Langkah pembentukan desk hingga ke tingkat wilayah ini diyakini akan mendekatkan akses para buruh terhadap solusi permasalahan yang mereka hadapi. Alih-alih berujung pada aksi-aksi konfrontatif yang berpotensi melanggar hukum, perbedaan pendapat diharapkan dapat diselesaikan melalui mekanisme dialog yang difasilitasi oleh Polri. Hal ini sejalan dengan visi Polri yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.
Peluang Bagi Penyandang Disabilitas
Selain fokus pada isu perburuhan, Kapolri juga menyampaikan angin segar bagi kelompok masyarakat lainnya. Dalam sambutannya, Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa Polri berkomitmen memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi para penyandang disabilitas yang memiliki semangat dan mimpi untuk mengabdi sebagai insan Bhayangkara.
Kebijakan inklusif ini menjadi salah satu gebrakan penting di usia Korps Bhayangkara yang ke-80. Dengan membuka pintu rekrutmen bagi penyandang disabilitas, Polri menunjukkan bahwa pengabdian kepada negara tidak dibatasi oleh keterbatasan fisik semata. Media kami menilai, langkah ini merupakan wujud nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Tunggal Ika yang diterjemahkan dalam institusi penegak hukum.
Penegasan Kapolri ini tidak hanya menjadi penanda komitmen internal, namun juga mengirim pesan kuat kepada publik bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 kali ini dengan demikian menjadi momentum transformasi menuju Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan sosial.
Comments (0)