warkini.
Viral

Kemenag Tegur MTs di Demak soal Penari Rok Mini Saat Acara Tahun Baru Islam

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak mengambil langkah tegas dengan memberikan teguran resmi kepada pihak MTs-MA NU Mranggen, Kabupaten Demak. Teguran ini dilayangkan menyusul penampila

Kemenag Tegur MTs di Demak soal Penari Rok Mini Saat Acara Tahun Baru Islam

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak mengambil langkah tegas dengan memberikan teguran resmi kepada pihak MTs-MA NU Mranggen, Kabupaten Demak. Teguran ini dilayangkan menyusul penampilan sejumlah penari perempuan yang mengenakan rok mini dalam sebuah pertunjukan drumband saat acara menyambut tahun baru Hijriah. Insiden ini memicu perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan menjadi sorotan khusus dari otoritas keagamaan setempat.

Pemanggilan dan Klarifikasi

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Kepala Kantor Kemenag Demak, Abdur Rouf, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil panitia penyelenggara acara pada Senin (22/6) untuk dimintai klarifikasi. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendapatkan penjelasan rinci mengenai duduk perkara dan mengonfirmasi kebenaran video serta foto yang beredar luas di media sosial. Dalam pertemuan itu, panitia mengakui bahwa mereka memang tidak memberikan instruksi tertulis atau spesifik mengenai standar berpakaian kepada grup drumband yang berpartisipasi, hanya menyampaikan imbauan umum untuk berpakaian yang beretika.

"Mereka sudah menyampaikan (kepada grup drumband yang akan mengikuti acara), yang beretika. Tapi tidak dijelaskan secara rinci seperti apa, misalkan harus pakaian sopan, menutup aurat," ungkap Rouf saat dihubungi.

Pernyataan tersebut menegaskan adanya celah komunikasi antara pihak panitia dan para peserta. Akibatnya, interpretasi mengenai "beretika" menjadi longgar dan berujung pada pemilihan kostum yang dinilai tidak pantas oleh sebagian besar masyarakat, terutama mengingat acara tersebut merupakan perayaan Tahun Baru Islam yang seharusnya kental dengan nuansa religius dan pengaplikasian nilai-nilai syiar Islam.

Kantor Kemenag Demak menilai bahwa sebagai institusi di bawah naungan Kementerian Agama, MTs-MA NU Mranggen seharusnya dapat menjadi teladan dalam menjaga norma dan etika, khususnya dalam acara keagamaan. Meski begitu, Rouf menegaskan bahwa pemanggilan ini lebih bersifat pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Pihaknya berencana untuk memperketat pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan yang melibatkan siswa madrasah dan menyusun panduan teknis acara yang lebih jelas demi memastikan setiap penyelenggaraan kegiatan sesuai dengan syariat dan budaya ketimuran. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh satuan pendidikan di bawah binaan Kemenag untuk lebih berhati-hati dalam menyusun konsep acara dan mengomunikasikan ekspektasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User