Kementan Guyur Rp1,33 Triliun buat Sulap Papua Selatan Jadi Lumbung Pangan Nasional

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan bantuan senilai Rp1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan. Dana tersebut digelontorkan sebagai bagian dari percepatan modernisasi sektor pertanian g

Jul 06, 2026 - 07:36
0 0
Kementan Guyur Rp1,33 Triliun buat Sulap Papua Selatan Jadi Lumbung Pangan Nasional

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan bantuan senilai Rp1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan. Dana tersebut digelontorkan sebagai bagian dari percepatan modernisasi sektor pertanian guna menjadikan kawasan ini sebagai lumbung pangan strategis di Indonesia timur. Berdasarkan laporan yang diterima Warkini.com, penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di sela-sela kegiatan Gerakan Tanam di Kabupaten Merauke.

Gerakan Tanam di Kampung Waninggap Kai

Kegiatan Gerakan Tanam berlangsung di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, pada Sabtu (4/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan, baik berupa alat mesin pertanian, benih unggul, pupuk, hingga pembangunan infrastruktur irigasi, diarahkan untuk memacu peningkatan produksi sekaligus kesejahteraan petani setempat.

Program Cetak Sawah Rakyat dan Optimalisasi Lahan merupakan dua instrumen utama yang diandalkan Kementan untuk memperluas areal tanam baru sekaligus mengoptimalkan lahan eksisting yang belum tergarap maksimal. Melalui intervensi ini, indeks pertanaman di Papua Selatan diharapkan naik signifikan, dari yang sebelumnya hanya satu kali tanam dalam setahun menjadi dua hingga tiga kali tanam. Selain itu, produktivitas per hektar juga ditarget meningkat tajam melalui penerapan teknologi pertanian presisi.

"Total bantuan untuk Papua Selatan tahun 2026 mencapai Rp1,33 triliun. Semua bantuan ini untuk masyarakat, untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani," ujar Amran dalam keterangan yang diterima Warkini.com, Minggu (5/7/2026).

Amran menambahkan, Papua Selatan memiliki potensi lahan yang sangat luas dengan karakteristik agroekologi yang cocok untuk pengembangan tanaman pangan, khususnya padi. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, wilayah ini dinilai mampu menjadi penopang utama pasokan beras bagi kawasan Indonesia timur, bahkan berpeluang menjadi lumbung pangan nasional kedua setelah Pulau Jawa.

Bantuan tersebut juga mencakup pendampingan intensif kepada petani oleh penyuluh pertanian dan brigade pangan yang diterjunkan Kementan. Hal ini untuk memastikan bahwa teknologi dan input pertanian yang diberikan benar-benar terserap dan memberikan dampak optimal pada peningkatan pendapatan petani. Kementan menargetkan dalam kurun tiga tahun ke depan, produksi gabah di Papua Selatan dapat naik hingga 200 persen dibandingkan baseline tahun 2025.

Dengan suntikan dana dan program strategis ini, pemerintah optimistis Merauke dan sekitarnya akan segera bertransformasi menjadi sentra produksi pangan modern yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga mensuplai kebutuhan daerah lain, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User