Kepercayaan ke Polri 82,4%, Wamenkum: Cerminan Kerja Keras Seluruh Jajaran

Kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan penguatan. Laporan terbaru dari Litbang Kompas mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Bh

Jul 06, 2026 - 13:25
0 1
Kepercayaan ke Polri 82,4%, Wamenkum: Cerminan Kerja Keras Seluruh Jajaran

Kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan penguatan. Laporan terbaru dari Litbang Kompas mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Bhayangkara tersebut kini mencapai 82,4%. Angka ini melonjak signifikan dan menjadi capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, menandai perubahan positif dalam persepsi publik terhadap kinerja kepolisian.

Transformasi ke Arah Polri yang Presisi

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum), Edward Omar Sharif Hiariej atau akrab disapa Eddy Hiariej, menyambut baik hasil survei tersebut. Ia menilai peningkatan kepercayaan ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari upaya berkelanjutan jajaran Polri dalam mewujudkan transformasi menuju institusi yang Presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan). Menurutnya, berbagai program pembenahan internal dan peningkatan kualitas pelayanan publik telah mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, menjadi indikator bahwa transformasi yang dilakukan telah memberikan dampak positif,"

Eddy menekankan bahwa angka 82,4% tersebut merupakan refleksi dari kerja keras seluruh jajaran, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga polsek di pelosok negeri. Ia menambahkan, ke depan momentum ini harus terus dijaga melalui konsistensi dalam menegakkan hukum secara profesional dan proporsional. "Kepercayaan ini adalah amanah. Semakin tinggi kepercayaan, semakin besar pula tanggung jawab yang diemban," ujar Eddy, Selasa (30/6/2026).

Berdasarkan laporan yang dirangkum Warkini.com, hasil survei tersebut juga mengungkapkan bahwa sektor pelayanan publik dan penegakan hukum yang humanis menjadi dua faktor utama pendongkrak kepercayaan. Masyarakat menilai kehadiran Polri di tengah kehidupan sehari-hari, baik melalui patroli keamanan maupun penanganan aduan secara cepat, semakin responsif. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri yang secara konsisten mendorong jajaran untuk mendekatkan diri dan menjadi pelindung warga.

Apresiasi Publik dan Harapan ke Depan

Tingginya tingkat kepercayaan ini juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Anggota Komisi III DPR, Bambang Pacul, sebelumnya menyatakan bahwa Polri kini "makin dicintai rakyat". Pujian serupa datang dari para pengamat keamanan yang menilai reformasi kultural di tubuh kepolisian mulai menunjukkan hasil konkret. Namun demikian, pekerjaan rumah masih menanti, terutama dalam menjaga netralitas menjelang agenda politik dan memperkuat pengawasan internal agar tidak ada oknum yang mencoreng citra positif yang telah susah payah dibangun.

Dengan capaian 82,4% ini, Polri diharapkan tidak cepat berpuas diri. Transformasi harus terus bergulir memastikan setiap anggota bertindak sebagai pelayan masyarakat yang humanis dan penegak hukum yang tegas namun tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia. Publik menaruh harap agar angka kepercayaan tersebut tidak hanya menjadi statistik, tetapi benar-benar mewujud dalam rasa aman dan keadilan yang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User