KLH Terjunkan Tim ke TPA Jatiwaringin, Kualitas Udara Capai Level Berbahaya

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bergerak cepat merespons kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten. Tim teknis langsung diterjunkan ke lokasi

Jul 06, 2026 - 13:10
0 1
KLH Terjunkan Tim ke TPA Jatiwaringin, Kualitas Udara Capai Level Berbahaya

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bergerak cepat merespons kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten. Tim teknis langsung diterjunkan ke lokasi untuk memantau kualitas udara yang dikabarkan memburuk hingga masuk kategori berbahaya bagi kesehatan masyarakat sekitar. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran warga terhadap paparan asap tebal yang menyelimuti kawasan permukiman di sekitar titik api.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari pernyataan resmi Biro Hubungan Masyarakat KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Kamis (2/7/2026), tiga deputi utama dikerahkan untuk mengawal penanganan kebakaran tersebut. Mereka adalah Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, serta Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3). Kehadiran ketiga deputi ini menunjukkan skala prioritas tinggi yang diberikan pemerintah dalam penanganan darurat ini.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat, khususnya terhadap dampak asap dan penurunan kualitas udara. Sebagai bentuk respons cepat, KLH/BPLH telah menerjunkan tim teknis ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan, mengawal proses mitigasi, dan memastikan penanganan berjalan sesuai protokol keselamatan,” demikian bunyi pernyataan resmi tersebut.

Penurunan Kualitas Udara dan Dampak Kesehatan

Hasil pemantauan awal di lapangan menunjukkan konsentrasi partikulat halus (PM2.5) di sekitar lokasi kebakaran melonjak tajam hingga beberapa kali lipat di atas ambang batas aman. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tercatat berada pada level berbahaya, yang berarti seluruh populasi berisiko mengalami dampak kesehatan serius dalam waktu singkat. Tim KLH bersama instansi terkait terus memperbarui data kualitas udara secara real-time dan menyiagakan posko kesehatan di beberapa titik permukiman terdampak.

Warga yang bermukim dalam radius terdekat dengan TPA diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker N95 guna meminimalkan paparan polutan. Pemerintah daerah setempat telah menyiapkan skenario evakuasi apabila kondisi udara terus memburuk dalam 24 jam ke depan. Selain memantau kualitas udara, tim teknis juga melakukan pengambilan sampel air permukaan di sekitar TPA untuk memastikan tidak terjadi pencemaran sekunder yang dapat memengaruhi sumber air bersih warga.

Mitigasi dan Penegakan Hukum

Upaya pemadaman terus dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dibantu alat berat untuk membongkar tumpukan sampah yang berpotensi menyimpan titik api tersembunyi. Penggunaan water bombing masih dipertimbangkan mengingat kondisi angin dan risiko penyebaran api ke lahan sekitar. Sementara itu, Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup mulai mengumpulkan bukti dan keterangan untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran serta kemungkinan adanya unsur kelalaian yang melanggar regulasi pengelolaan lingkungan.

KLH menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti lalai dalam pengelolaan TPA hingga menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat seluas ini. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga penuh di lokasi untuk memastikan proses pemadaman dan pemulihan lingkungan berjalan optimal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User