KPK Usut Asal-usul 55 Kg Platinum yang Ditemukan Saat OTT Bupati Langkat

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami temuan mengejutkan berupa logam platinum seberat 55 kilogram yang diamankan dari dalam mobil Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) atau yang

Jul 08, 2026 - 04:29
0 0
KPK Usut Asal-usul 55 Kg Platinum yang Ditemukan Saat OTT Bupati Langkat

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami temuan mengejutkan berupa logam platinum seberat 55 kilogram yang diamankan dari dalam mobil Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) atau yang akrab disapa Ondim. Penemuan ini terjadi saat tim penindakan melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu silam. Kini, lembaga antirasuah itu fokus menelusuri asal-usul serta riwayat kepemilikan logam mulia tersebut.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan perkembangan terbaru penanganan perkara ini kepada awak media, Senin (6/7/2026). Ia menegaskan bahwa penyidik akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk mengungkap misteri di balik keberadaan puluhan kilogram platinum itu.

Penyidik tentunya juga akan mempelajari keberadaan platinum tersebut, mengapa ada dalam penguasaan Bupati. Ini menjadi bagian penting yang tidak bisa dilepaskan dari konstruksi perkara yang sedang kami bangun,

Menurut Budi, langkah krusial yang segera ditempuh adalah menghadirkan ahli geologi dan metalurgi untuk menguji kemurnian serta keaslian logam platinum tersebut. Uji laboratorium akan menjadi penentu apakah barang bukti itu benar-benar platinum dengan kadar tinggi atau justru logam biasa yang menyerupai platinum. Ia menambahkan, verifikasi keaslian akan sangat memengaruhi arah penyidikan serta perhitungan nilai ekonomi dari barang bukti yang disita.

Budi menjelaskan, jika terbukti asli, 55 kg platinum itu memiliki valuasi yang sangat fantastis di pasaran dan berpotensi berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang atau gratifikasi dalam skala besar. Namun, pihaknya belum dapat berspekulasi lebih jauh sebelum hasil uji laboratorium keluar.

Penyidik juga akan menempuh jalur penelusuran dokumen dan memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui rantai peredaran logam tersebut. KPK tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan jaringan bisnis pertambangan ilegal atau modus penyamaran aset hasil korupsi. "Kami harus memastikan apakah logam ini berasal dari hasil tambang resmi, apakah pembeliannya tercatat, atau justru ini adalah modus penyimpanan kekayaan yang tidak wajar oleh seorang penyelenggara negara," ungkap Budi.

Operasi tangkap tangan terhadap Bupati Langkat ini menjadi sorotan tajam publik bukan hanya karena profil tersangka, melainkan juga karena jenis barang bukti yang tidak lazim. Dalam sejumlah OTT sebelumnya, KPK kerap mengamankan uang tunai dalam bentuk rupiah atau mata uang asing, namun penemuan logam mulia dalam jumlah sebesar ini merupakan kasus yang tergolong langka.

Pihak KPK memastikan akan bekerja secara transparan dalam mengusut kasus ini dan akan segera menyampaikan hasil uji laboratorium begitu tersedia. Hingga berita ini diturunkan, Bupati Syah Afandin masih menjalani pemeriksaan intensif di gedung Merah Putih. Media kami akan terus memantau perkembangan signifikan dari pengusutan kasus platinum Langkat ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User