Luhut & Budi Gunadi Ikut Kejar Target Ekonomi 8%, Bagaimana Caranya?

Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyepakati penguatan sektor kesehatan sebagai motor penggerak target pertumbuhan ek

Jul 08, 2026 - 00:37
0 0
Luhut & Budi Gunadi Ikut Kejar Target Ekonomi 8%, Bagaimana Caranya?

Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyepakati penguatan sektor kesehatan sebagai motor penggerak target pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Pandangan itu mengemuka dalam forum kerja sama penanganan pandemi dan ketahanan kesehatan di kawasan ASEAN yang digelar di Jakarta, Rabu (24/6).

Keduanya menilai, investasi di bidang kesehatan bukan lagi sekadar jaring pengaman sosial, melainkan pilar strategis yang langsung berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB). Di hadapan peserta forum, Luhut menjabarkan bahwa modernisasi fasilitas kesehatan yang digeber Presiden Prabowo akan membuka lapangan kerja, mendongkrak konsumsi, sekaligus menekan kerugian akibat hari kerja yang hilang karena penyakit.

“Program-program Presiden Prabowo tentang pembangunan masalah kesehatan, upgrading kesehatan yang berapa ribu kesehatan seluruh Indonesia, itu akan membawa juga pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Luhut seperti dikutip media kami.

Tenaga Kerja Sehat, Ekonomi Kuat

Budi Gunadi menambahkan, kajian Bank Dunia dan WHO berulang kali membuktikan bahwa perbaikan indikator kesehatan—seperti penurunan stunting dan perluasan cakupan imunisasi—mampu mengerek pendapatan per kapita secara signifikan. Ia mencontohkan, setiap 1 dolar AS yang ditanamkan untuk imunisasi menghasilkan imbal hasil hingga 20 dolar AS dalam bentuk penurunan biaya pengobatan dan peningkatan produktivitas.

Dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah, DEN dan Kemenkes akan menyelaraskan sejumlah program. Mulai dari pembangunan puskesmas di daerah tertinggal, digitalisasi layanan farmasi, hingga pengembangan industri alat kesehatan dalam negeri. Pendekatan itu diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor sekaligus membuka peluang ekspor ke negara-negara ASEAN yang juga sedang memperkuat ketahanan kesehatannya.

Kolaborasi Lintas Kementerian

Tak hanya berhenti pada infrastruktur fisik, Luhut menyoroti pentingnya mereformasi sistem jaminan kesehatan agar lebih berkelanjutan. Menurutnya, efisiensi di BPJS Kesehatan akan membebaskan ruang fiskal yang dapat dialihkan untuk belanja modal di sektor lain. Sementara itu, Menkes Budi Gunadi mendorong percepatan transformasi digital rekam medis agar data kesehatan dapat dipakai untuk analisis pasar tenaga kerja dan perencanaan ketenagakerjaan yang lebih presisi.

Forum ASEAN tersebut juga menyepakati perlunya mekanisme pembiayaan bersama untuk riset vaksin dan obat-obatan esensial di tingkat regional. Indonesia, melalui DEN, menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pusat inovasi bioteknologi yang akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi hijau berbasis kesehatan. “Ekonomi 8% bukan sekadar angka. Ini tentang manusia yang produktif dan berdaya saing,” pungkas Luhut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sasha-gunawan

Editor Hiburan. Editor film, musik, dan budaya pop.

Comments (0)

User