Prabowo Buka Suara: Polri dan TNI Terlibat dalam Percepatan Ketahanan Pangan

Dalam sebuah pernyataan yang menegaskan pendekatan lintas sektor, Presiden Prabowo Subianto membuka suara mengenai keterlibatan institusi keamanan dalam program ketahanan pangan nasional. Hal ini dis

Jul 08, 2026 - 00:38
0 1
Prabowo Buka Suara: Polri dan TNI Terlibat dalam Percepatan Ketahanan Pangan

Dalam sebuah pernyataan yang menegaskan pendekatan lintas sektor, Presiden Prabowo Subianto membuka suara mengenai keterlibatan institusi keamanan dalam program ketahanan pangan nasional. Hal ini disampaikan langsung di hadapan ribuan petani dan nelayan yang menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan 2026 di Gorontalo. Berdasarkan laporan dari media kami, Warkini.com, momen tersebut menjadi panggung bagi Presiden untuk menguraikan bahwa upaya mewujudkan kedaulatan pangan bukan hanya tugas kementerian teknis, melainkan melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk Kepolisian RI (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Penghargaan untuk Jajaran Kabinet Pangan

Mengawali sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada para pembantunya yang secara khusus mengampu urusan pangan. Apresiasi tersebut secara spesifik ditujukan kepada Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Presiden menilai, di bawah koordinasi yang solid, sektor pertanian dan perikanan mulai menunjukkan geliat positif yang harus terus diakselerasi.

Peran Strategis TNI dan Polri

Namun, poin sentral dari pidato tersebut adalah penekanan Presiden terhadap kontribusi TNI dan Polri dalam menggenjot produktivitas pangan. Prabowo menjelaskan bahwa institusi pertahanan dan keamanan memiliki jaringan hingga ke pelosok desa, yang merupakan aset berharga untuk mendampingi petani, membuka lahan baru, serta memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar. "Upaya menggenjot produktivitas pangan juga dibantu oleh TNI dan Polri. Mereka bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga garda terdepan membantu saudara-saudara kita di sektor pertanian dan perikanan," ujar Presiden dalam kutipan yang direkonstruksi oleh tim liputan kami.

Lebih lanjut, Presiden menyoroti bahwa sinergi ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengubah paradigma pembangunan pangan. Dengan melibatkan TNI dan Polri, diharapkan tercipta stabilitas harga di tingkat produsen, peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani, serta percepatan realisasi lumbung pangan nasional. Data dari Kementerian Pertanian yang dikutip dalam acara tersebut menunjukkan bahwa program pendampingan oleh aparat di beberapa daerah telah berhasil meningkatkan indeks pertanaman dan menurunkan tingkat kehilangan hasil panen secara signifikan.

Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan 2026 sendiri menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi langsung dari para pelaku utama sektor pangan. Kehadiran Presiden bersama jajaran menteri, TNI, dan Polri di Gorontalo mengisyaratkan komitmen tinggi pemerintah untuk menempatkan sektor pangan sebagai prioritas nasional yang tidak bisa ditangani secara sektoral semata. Warkini.com akan terus memantau perkembangan implementasi kebijakan ini di lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User