Minggu Tak Biasa di Ancol dan Ragunan untuk Warga Jakarta
Akhir pekan ini menjadi momen tak biasa bagi warga Jakarta. Dua ikon wisata ibu kota, Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan, diserbu ribuan pengunjung yang ingin memanfaatkan kebijaka
Akhir pekan ini menjadi momen tak biasa bagi warga Jakarta. Dua ikon wisata ibu kota, Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan, diserbu ribuan pengunjung yang ingin memanfaatkan kebijakan tiket gratis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan istimewa ini digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499, menghadirkan suasana liburan yang penuh keceriaan sekaligus kemacetan panjang di sekitar pintu masuk.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, sejak pagi hari kedua kawasan wisata tersebut sudah dipadati keluarga dan rombongan remaja. Mereka berbondong-bondong datang membawa bekal, tikar, hingga mainan anak-anak. Tiket masuk yang biasanya menjadi pertimbangan utama kini bukan lagi hambatan, sehingga antusiasme warga pun melonjak drastis.
Antrean Mengular, Ancol Berubah Jadi Lautan Manusia
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan di gerbang masuk Ancol mengular hingga hampir dua kilometer. Beberapa pengunjung memilih turun dari kendaraan dan berjalan kaki menuju gerbang untuk menghemat waktu. "Ini kesempatan langka, jadi kami sengaja datang pagi-pagi," ujar Rina, warga Cakung yang datang bersama tiga anaknya. Ia mengaku sudah lama tidak ke Ancol karena harga tiket yang cukup menguras dompet.
“Anak-anak senang sekali bisa main pasir dan naik gondola gratis. Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov DKI yang sudah memberikan kebijakan ini,” kata Rina kepada Warkini.com.
Di kawasan Dufan dan Pantai Ancol, wahana paling populer seperti Halilintar dan Ontang-Anting selalu penuh. Pengelola menambah jam operasional untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung, namun antrean di setiap wahana tetap mencapai 30 menit hingga satu jam.
Ragunan, Surga Hewan dan Wahana Gratis
Sementara itu, Taman Margasatwa Ragunan tak kalah ramai. Area parkir yang biasanya longgar di hari biasa kali ini dipenuhi kendaraan pribadi maupun bus pariwisata. Warga rela berdesakan untuk melihat koleksi satwa unggulan seperti harimau Sumatera, gajah, dan jerapah. Pemandangan lain yang mencuri perhatian adalah kehadiran stand-stand UMKM yang menjajakan kuliner khas Jakarta dan aneka mainan anak.
“Seru banget, banyak wahana dan hewan yang sebelumnya cuma kami lihat di YouTube. Sekarang bisa lihat langsung dan gratis lagi,” ujar Doni, pelajar asal Tanjung Priok yang datang bersama teman-teman sekolahnya.
“Buat kami yang masih sekolah, kesempatan ini benar-benar menyenangkan. Kami bisa belajar mengenal satwa tanpa harus mikirin biaya,” tambahnya.
Kemacetan di sekitar Ragunan sempat meluas hingga ke Jalan RM Harsono dan Jalan TB Simatupang. Polisi lalu lintas terpaksa memberlakukan sistem satu arah di sejumlah ruas untuk mengurai kepadatan. Meski begitu, pengunjung tetap sabar dan mengaku pengalaman ini layak dinantikan.
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyampaikan bahwa kebijakan tiket gratis ini tidak hanya untuk memeriahkan HUT Jakarta, tetapi juga untuk mendorong kembali geliat pariwisata lokal pascapandemi. Data sementara mencatat lebih dari 150 ribu pengunjung memadati Ancol dan sekitar 120 ribu orang mengunjungi Ragunan hanya dalam satu hari. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah pada akhir pekan depan, mengingat masa berlaku kebijakan yang masih berlangsung.
Momen "Minggu Tak Biasa" ini menjadi cerminan kerinduan warga Jakarta akan ruang terbuka hijau dan hiburan keluarga yang terjangkau. Sekaligus, menjadi ujian bagi pengelola destinasi untuk tetap menjaga kenyamanan dan keamanan di tengah gelombang pengunjung yang membludak.
Comments (0)