MPR RI Gelar LKBB-PB di Bengkulu, Perkuat Nasionalisme Generasi Muda
Upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan pelajar terus digencarkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Kali ini, lembaga tinggi negara tersebut menyelenggarakan Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) di Bengkulu sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan yang menyasar generasi muda di berbagai penjuru Tanah Air.
Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah gerakan strategis untuk membentuk disiplin, jiwa kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab di kalangan pelajar. Di tengah derasnya arus globalisasi dan revolusi digital, MPR RI memandang penguatan pondasi nasionalisme sebagai kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditawar. LKBB-PB hadir sebagai jawaban atas keresahan akan semakin tergerusnya karakter kebangsaan pada diri anak muda.
Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal MPR RI, Herry Putra, dalam keterangannya menegaskan bahwa penyelenggaraan LKBB-PB merupakan inisiatif langsung dari pimpinan MPR RI. "Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap pembinaan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menghadirkan berbagai tantangan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.
Herry Putra menekankan bahwa kemajuan teknologi membawa dampak positif sekaligus negatif. Di satu sisi, akses informasi menjadi semakin terbuka, namun di sisi lain, nilai-nilai luhur bangsa rentan tergerus oleh penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian Indonesia. Melalui LKBB-PB, para pelajar diajak untuk kembali menghayati makna perjuangan, solidaritas, dan kecintaan terhadap simbol-simbol negara.
Kegiatan baris-berbaris dan pengibaran bendera dipilih karena memiliki dimensi filosofis yang dalam. Setiap gerakan dalam baris-berbaris mengajarkan ketelitian, koordinasi, dan kepatuhan terhadap komando—sekaligus membangun kesadaran bahwa keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja sama tim. Sementara itu, prosesi pengibaran bendera menumbuhkan rasa hormat terhadap lambang negara yang menjadi identitas dan pemersatu seluruh rakyat Indonesia.
Bengkulu menjadi salah satu titik penyelenggaraan yang dipilih MPR RI dalam rangkaian program ini. Pemilihan daerah di luar Pulau Jawa menunjukkan komitmen lembaga tersebut untuk menjangkau pelajar di seluruh wilayah Indonesia secara merata. Antusiasme peserta dan dukungan dari pemerintah daerah setempat menjadi bukti bahwa program ini mendapatkan respons positif dari berbagai pihak.
Melalui LKBB-PB, MPR RI berharap semangat cinta Tanah Air tidak hanya dipahami sebagai slogan, melainkan meresap ke dalam tindakan nyata para pelajar dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat akan menjadi fondasi kokoh bagi masa depan Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Laporan dari media kami, Warkini.com, menyebutkan bahwa program ini akan terus berlanjut ke berbagai provinsi lain sebagai bagian dari agenda prioritas MPR RI dalam bidang pemasyarakatan nilai-nilai kebangsaan.
Comments (0)