warkini.
Viral

MRT Jakarta Hadirkan Extended Concourse Bundaran HI Jadi Ruang Publik Modern

Kesan stasiun kereta bawah tanah yang sekadar menjadi tempat lalu lalang penumpang bergegas mengejar jadwal kini perlahan bergeser. PT MRT Jakarta (Persero

MRT Jakarta Hadirkan Extended Concourse Bundaran HI Jadi Ruang Publik Modern

Kesan stasiun kereta bawah tanah yang sekadar menjadi tempat lalu lalang penumpang bergegas mengejar jadwal kini perlahan bergeser. PT MRT Jakarta (Perseroda) terus berinovasi mengubah infrastruktur transportasi menjadi pusat interaksi sosial urban. Salah satu wujud nyatanya adalah kehadiran area multifungsi atau extended concourse di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, yang dirancang khusus sebagai konsep mini placemaking ramah warga.

Langkah ini menjadi bagian dari visi besar transformasi Jakarta menuju kota global berbasis transit. Area concourse yang diperluas tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas pejalan kaki, tetapi juga menjadi simpul aktivitas komunitas, pameran seni, hingga ruang istirahat yang nyaman di tengah hiruk-pikuk pusat metropolitan.

Mengubah Titik Transit Menjadi Ruang Hidup Bersama

Konsep placemaking sendiri berakar pada penataan ruang publik yang mampu menciptakan ikatan emosional dan interaksi positif bagi siapa pun yang mengunjunginya. Di Stasiun Bundaran HI, pemanfaatan ruang bawah tanah ini dimaksimalkan agar pengguna transportasi umum merasa betah dan mendapatkan pengalaman lebih dari sekadar bepergian.

"Ruang concourse ini bukan cuma lorong penghubung, melainkan 'kanvas' bagi warga kota untuk berkreasi, bertemu, dan menikmati denyut Jakarta dari sudut pandang yang berbeda," ungkap perwakilan manajemen PT MRT Jakarta.

Dengan integrasi tata cahaya modern, pendingin udara optimal, serta penataan estetika visual yang dinamis, area ini menghadirkan suasana hangat yang cocok bagi para pekerja kantoran, komunitas kreatif, hingga wisatawan domestik maupun mancanegara.

Fasilitas Penunjang Gaya Hidup Urban

Perluasan ruang publik bawah tanah ini dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang yang dirancang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern. MRT Jakarta menghadirkan integrasi fasilitas yang rapi dan terarah:

  • Zona Komersial Terkurasi: Gerai ritel makanan, minuman, dan produk lokal pilihan tanpa mengganggu alur penumpang.
  • Spot Seni dan Edukasi: Dinding instalasi visual dan area pameran berkala untuk memperkenalkan karya seniman lokal.
  • Aksesibilitas Terpadu: Jalur ramah disabilitas lengkap dengan ubin pemandu (tactile paving) dan lift prioritas.
  • Konektivitas Bawah Tanah: Jalur pedestrian terhubung langsung ke pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran di kawasan Bundaran HI.

Berikut perbandingan fungsi ruang stasiun konvensional dengan konsep concourse terpadu yang diterapkan MRT Jakarta saat ini:

Fitur Concourse Konvensional Extended Concourse MRT BHI
Fungsi Utama Tempat tap tiket & keluar-masuk Transit, retail, ruang budaya & komunitas
Interaksi Publik Sangat terbatas (alur transit cepat) Disediakan area santai & mini placemaking
Integrasi Kawasan Pintu keluar pedestrian standar Konektivitas bawah tanah ke gedung sekitar

Dorong Budaya Baru Transportasi Publik

Pembangunan ruang multifungsi ini mencerminkan keberhasilan penerapan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD). Jakarta tidak lagi memandang infrastruktur transportasi hanya sebatas rel dan gerbong kereta, melainkan sebuah ekosistem kehidupan perkotaan yang berkelanjutan.

Keberadaan mini placemaking di Stasiun Bundaran HI diharapkan mampu menginspirasi stasiun-stasiun lain, baik pada jalur MRT Fase 2 maupun moda transportasi lainnya di Indonesia, untuk turut menomorsatukan kenyamanan serta nilai tambah bagi masyarakat luas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sasha-gunawan

Reporter Fashion & Beauty. Meliput tren mode, kecantikan, dan industri kreatif.

Comments (0)

User