Jakarta, Warkini.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, memberikan penjelasan resmi mengenai keberangkatannya ke Iran untuk menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Muzani menegaskan bahwa ia hadir bukan dalam kapasitas pribadi, melainkan sebagai utusan negara yang ditunjuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Melalui keterangan yang disampaikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026), Muzani mengungkap kronologi penunjukan dirinya. Ia menerima komunikasi awal dari Menteri Luar Negeri Sugiono yang menyampaikan permintaan Presiden agar Muzani mewakili rakyat dan bangsa Indonesia dalam prosesi pemakaman tersebut.
“Oh iya, memang saya dihubungi oleh Menteri Luar Negeri, bahwa Presiden meminta kami untuk mewakili rakyat dan bangsa Indonesia untuk bisa datang ke Iran menghadiri acara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei atas wafatnya beliau,” kata Muzani kepada awak media.
Penunjukan Muzani sebagai utusan khusus kenegaraan ini mencerminkan kedekatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran yang telah terjalin selama beberapa dekade. Kehadiran Muzani di pemakaman Khamenei diharapkan menjadi simbol solidaritas dan penghormatan Indonesia terhadap rakyat Iran di tengah masa berkabung nasional.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pada akhir pekan lalu dalam usia 86 tahun setelah memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade. Wafatnya Khamenei menjadi sorotan dunia internasional, dan sejumlah negara mengirimkan delegasi tingkat tinggi untuk memberikan penghormatan terakhir.
Muzani menambahkan bahwa tugas kenegaraan ini ia emban dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia berangkat ke Teheran bersama delegasi kecil yang telah disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri. Selama di Iran, Muzani dijadwalkan mengikuti seluruh rangkaian upacara pemakaman kenegaraan sekaligus menyampaikan surat belasungkawa resmi Presiden Prabowo kepada pemerintah Iran.
Langkah Presiden Prabowo menunjuk Muzani sebagai utusan khusus dinilai tepat mengingat posisi Muzani sebagai pimpinan lembaga tinggi negara yang memiliki pengalaman diplomasi parlemen. Aktivitas ini juga mempertegas peran MPR dalam memperkuat hubungan antarbangsa melalui diplomasi kemanusiaan dan solidaritas global.
Dari Teheran, Muzani akan memberikan laporan langsung kepada Presiden terkait hasil kunjungan kenegaraan tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai detail pemakaman dan agenda diplomatik lainnya akan disampaikan setelah delegasi Indonesia tiba kembali di Tanah Air. Warkini.com akan terus memantau perkembangan kabar dari Iran dan menyajikan laporan lengkapnya.
Comments (0)