Oke, guys. Siapin kopi dan kuota internet lo, karena salah satu pemain di scene otomotif tanah air yang lagi hot-hotnya, Jaecoo, siap mengguncang GIIAS 2026. Jadi, rumor soal mobil hybrid baru yang bakal mejeng di booth mereka itu beneran atau cuma gimik algoritma doang? Let's spill the tea!
Berdasarkan laporan dari tim redaksi, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, akhirnya buka suara hari ini (6/7/2026). Di tengah hype industri y
Berdasarkan laporan dari tim redaksi, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, akhirnya buka suara hari ini (6/7/2026). Di tengah hype industri yang lagi berlomba-lomba bikin mobil setrum, Jaecoo ternyata tidak mau cuma jadi penonton. Mereka confirmed bakal bawa produk baru yang bukan sekadar facelift atau ganti warna doang. Di GIIAS nanti, mereka siap pamer kekuatan dengan delapan sampai sepuluh unit mobil di booth seluas 1.200 m2 yang pastinya aesthetic banget buat lo jadikan spot foto.
Nah, ini dia yang bikin kita auto-kepo. Selain jagoan-jagoan mereka yang udah duluan terkenal kayak J5, J7, dan J8, bakal ada "anak baru" nih. Ketika ditodong pertanyaan apakah itu mobil hybrid yang selama ini kita tunggu-tunggu, Ilham memberikan jawaban yang cukup intriguing. Ia menyebut produk barunya adalah SUV yang masuk dalam lini New Energy Vehicle (NEV) yang katanya sesuai buat kebutuhan berkendara modern kita.
"Yang baru ada, produknya SUV yang jelas New Energy Vehicle yang sesuai kebutuhan berkendara modern," ungkapnya penuh misteri ala drakor episode akhir.Dari pernyataan ini, spekulasi pun meroket. Apakah ini hybrid? Atau jangan-jangan full EV terbaru? Soalnya, frasa "New Energy Vehicle" itu kan luas banget ya, bestie. Bisa PHEV, bisa juga hybrid biasa. Yang jelas, Jaecoo sepertinya paham banget kalau Gen Z dan milenial di Indonesia itu mulai bosan dengan opsi BBM yang bikin dompet menjerit tiap ke pom bensin. Tapi, buat lo yang udah naksir berat sama Jaecoo J5 versi hybrid yang udah eksis di Cina, siap-siap kecewa dulu deh. Soalnya Ilham dengan tegas menyatakan bahwa J5 hybrid belum akan masuk ke Indonesia dalam waktu dekat. Kenapa? Ternyata, permintaan untuk J5 versi EV-nya masih crazy rich alias gila-gilaan! "Untuk J5 hybrid yang di Cina, belum akan masuk karena permintaan model ini masih banyak yang EV," tegasnya. Waduh, fakta bahwa mobil listriknya masih booming banget ini jadi bukti kalau market Indonesia udah makin sreg dengan transisi energi.
Comments (0)