warkini.
Travel

Pasca Demo Ricuh, Petugas Bersihkan Coretan Gerbang DPR dan Sisa Batu

Kondisi di sekitar kompleks Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, berangsur kembali normal pada Jumat (28/8/2026) pagi, sehari setelah demonstrasi yang be

Pasca Demo Ricuh, Petugas Bersihkan Coretan Gerbang DPR dan Sisa Batu

Kondisi di sekitar kompleks Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, berangsur kembali normal pada Jumat (28/8/2026) pagi, sehari setelah demonstrasi yang berujung ricuh terjadi di kawasan tersebut. Pantauan di lokasi sekitar pukul 08.42 WIB menunjukkan gerbang utama gedung parlemen masih dalam kondisi tertutup, sementara sejumlah petugas kebersihan tampak sibuk merapikan sisa-sisa aksi unjuk rasa.

Coretan-coretan yang sempat menghiasi dinding dan gerbang DPR RI kini mulai dihilangkan. Petugas terlihat menyemprotkan air serta menggosok permukaan gerbang untuk menghapus bekas tulisan dari aksi demonstrasi sehari sebelumnya. Di sejumlah titik, sisa batu dan puing yang berserakan di area depan gedung juga mulai disingkirkan dan dirapikan oleh petugas gabungan.

Pembersihan Dilakukan Sejak Dini Hari

Proses pembersihan berlangsung sejak dini hari oleh petugas gabungan yang terdiri atas satuan polisi pamong praja (Satpol PP), petugas kebersihan, serta tim keamanan internal DPR RI. Mereka bergerak cepat untuk mengembalikan wajah kawasan parlemen seperti sedia kala sebelum aktivitas perkantoran dimulai.

"Kami bergerak sejak subuh. Prioritas utama adalah membersihkan coretan di gerbang dan memindahkan batu-batu sisa aksi agar tidak membahayakan pengguna jalan," ujar seorang petugas di lokasi yang enggan disebutkan namanya.

Kronologi Demo Ricuh di Depan Parlemen

Sehari sebelumnya, Kamis (27/8/2026), demonstrasi besar berlangsung di depan Gedung DPR RI. Aksi yang awalnya berjalan damai tersebut berakhir ricuh setelah terjadi aksi saling dorong antara massa dan aparat keamanan di sekitar area pagar pembatas kompleks parlemen.

Ketegangan memuncak saat sebagian peserta aksi melemparkan batu ke arah petugas, sementara aparat merespons dengan memberikan peringatan lisan dan upaya pengamanan. Beberapa titik sempat terjadi kontak fisik antara pengunjuk rasa dan petugas di lapangan. Setelah aparat melakukan tindakan tegas terukur, sebagian besar massa akhirnya membubarkan diri dan situasi berangsur terkendali.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah fasilitas umum di sekitar gedung sempat mengalami kerusakan ringan. Selain coretan di dinding dan gerbang, beberapa puing batu serta sampah berserakan di badan jalan depan kompleks parlemen, yang kemudian menjadi fokus utama pembersihan pada Jumat pagi.

Arus Lalu Lintas dan Pengamanan

Meskipun kegiatan pembersihan masih berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Gatot Subroto dan Jalan Gerbang Pemuda terpantau mulai lancar pada Jumat pagi. Petugas kepolisian masih bersiaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan setelah aksi massa.

Pengendara yang melintasi kawasan Senayan diminta tetap berhati-hati karena masih ada petugas yang bekerja di sekitar gerbang utama. Sementara itu, aktivitas pegawai DPR RI dan tamu parlemen belum dapat melintasi gerbang utama yang masih ditutup; akses sementara dialihkan melalui gerbang lain yang sudah disiapkan.

  • Gerbang utama DPR RI masih tertutup hingga Jumat pagi sekitar pukul 08.42 WIB
  • Petugas membersihkan coretan di gerbang dan memindahkan sisa batu sejak dini hari
  • Arus lalu lintas di kawasan Senayan mulai lancar kembali
  • Aparat kepolisian masih bersiaga di sejumlah titik pengamanan

Situasi Berangsur Kondusif

Pihak kepolisian memastikan situasi di sekitar kawasan parlemen berangsur kondusif dan terkendali. Hingga Jumat pagi, belum ada laporan korban jiwa dalam insiden ricuh tersebut, meskipun sejumlah pengunjuk rasa dan petugas dikabarkan mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis.

Demonstrasi di depan Gedung DPR RI sendiri merupakan bagian dari gelombang aksi yang digelar berbagai elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka. Pembersihan dan normalisasi kawasan Senayan diharapkan selesai sebelum jam kerja dimulai, sehingga aktivitas di kompleks parlemen dan sekitarnya dapat berjalan seperti biasa.

Pihak keamanan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, agar tidak terjadi lagi kerusakan fasilitas umum maupun korban luka dalam aksi-aksi berikutnya.

FAQ: Tiga Pertanyaan Esensial

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User