Pemkot Tangsel Bangun Infrastruktur Dasar di Kampung Kota Keranggan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menggencarkan program penataan kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Melalui proyek pembangunan infrastruktur das...
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menggencarkan program penataan kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Melalui proyek pembangunan infrastruktur dasar, kawasan yang dikenal sebagai Kampung Kota ini diharapkan berubah wajah menjadi lebih layak huni. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi kesenjangan fasilitas publik di wilayah perkotaan yang selama ini kurang tersentuh pembangunan.
Fokus pada Drainase, Jalan, dan Sanitasi
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangsel, dalam keterangannya pekan ini, menyebutkan bahwa proyek di Keranggan mencakup beberapa komponen vital. "Pembangunan saluran drainase menjadi prioritas utama karena kawasan ini rawan genangan saat musim hujan," ujarnya. Selain itu, perbaikan jalan lingkungan selebar 1,5 hingga 2 meter akan dilakukan menggunakan paving block, menggantikan tanah yang becek. Pemerintah juga akan menambah titik lampu penerangan jalan umum (PJU) untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga di malam hari. Tidak ketinggalan, pembangunan septic tank komunal dan jaringan air bersih akan dikerjakan guna memenuhi standar sanitasi sehat.
Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp8,5 miliar ini bersumber dari APBD murni Tangsel tahun anggaran berjalan. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam enam bulan ke depan. Warga setempat, yang sebagian besar bekerja di sektor informal, menyambut positif langkah ini. "Kami sudah bertahun-tahun berharap jalan kami diaspal dan selokan dibenahi. Akhirnya ada realisasi," kata Amin, salah satu tokoh masyarakat Keranggan. Pemerintah juga mengajak warga untuk turut serta menjaga dan merawat infrastruktur yang nantinya terbangun agar manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang.
Penataan Kampung Kota di Keranggan juga mencakup penyediaan ruang terbuka hijau kecil berupa taman lingkungan dan tempat bermain anak. Lahan seluas 500 meter persegi telah disiapkan di bekas tanah bengkok yang kini dikelola kelurahan. "Kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga menciptakan ruang sosial yang bisa merekatkan warga," imbuh Lurah Keranggan. Program ini selaras dengan misi Wali Kota Tangsel untuk mewujudkan kota yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mengejar target pengentasan kawasan kumuh di tingkat kota.
Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus mengalokasikan anggaran bagi penataan permukiman serupa di kecamatan lain. Keranggan dipilih sebagai proyek percontohan karena tingkat kepadatan dan kebutuhan infrastrukturnya yang mendesak. Keberhasilan proyek ini nantinya akan menjadi tolok ukur bagi program-program berikutnya. Warga pun diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika ada kendala saat pelaksanaan konstruksi melalui kanal pengaduan resmi yang telah disediakan.
Comments (0)