Pemkot Tangsel Perbaiki Infrastruktur Dasar di Kampung Kota Keranggan
Kawasan permukiman padat di Kelurahan Keranggan yang selama ini identik dengan jalanan sempit dan minim fasilitas, akhirnya mendapat sentuhan serius dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Program pen...
Kawasan permukiman padat di Kelurahan Keranggan yang selama ini identik dengan jalanan sempit dan minim fasilitas, akhirnya mendapat sentuhan serius dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Program penataan kampung kota yang digulirkan di wilayah Kecamatan Setu ini menjadi angin segar bagi warga yang sudah lama mendambakan lingkungan tinggal yang lebih layak dan tertata.
Drainase Jadi Prioritas Utama
Setiap kali hujan deras mengguyur, genangan air sudah menjadi pemandangan rutin di sejumlah titik permukiman Keranggan. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk menempatkan perbaikan saluran air sebagai prioritas dalam proyek penataan kali ini. Sistem drainase baru dibangun dengan dimensi yang lebih besar dan jalur yang terintegrasi, sehingga aliran air tidak lagi tersumbat dan bisa langsung terhubung ke saluran pembuangan utama. Material beton pracetak dipilih agar konstruksi lebih cepat rampung dan daya tahannya terhadap tekanan air lebih optimal.
Jalan Lingkungan Kini Mulus
Selain persoalan air, akses mobilitas warga juga menjadi fokus pembenahan. Jalan-jalan setapak yang dulu hanya berupa tanah berlumpur atau paving rusak mulai diaspal dan diperkeras. Perbaikan jalan lingkungan ini membawa dampak langsung pada kenyamanan warga, terutama anak-anak yang harus berangkat sekolah setiap pagi dan para pekerja yang mengandalkan sepeda motor. Pelebaran di beberapa ruas jalan juga dilakukan agar kendaraan darurat seperti ambulans atau pemadam kebakaran bisa menjangkau bagian dalam kampung jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Penerangan dan Ruang Publik
Dimensi lain dari penataan ini adalah pemasangan lampu penerangan jalan di sudut-sudut yang sebelumnya gelap gulita saat malam tiba. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menekan potensi tindak kriminalitas di lingkungan padat penduduk. Pemerintah kota turut menyiapkan ruang publik kecil seperti taman sederhana yang bisa dimanfaatkan warga untuk bersosialisasi atau sekadar tempat bermain anak-anak yang aman.
Dampak Sosial-Ekonomi
Kehadiran infrastruktur baru secara bertahap mulai mengubah dinamika di Kampung Kota Keranggan. Akses yang lebih baik membuka peluang ekonomi baru bagi warga, mulai dari kemudahan distribusi barang dagangan hingga peningkatan nilai properti setempat. Warung-warung kecil dan usaha rumahan kini lebih mudah dijangkau pembeli dari luar kampung. Keterlibatan warga dalam proses perencanaan juga menjadi kunci agar pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan tidak sekadar menjadi proyek top-down yang mengabaikan aspirasi penghuni asli kawasan tersebut.
Penataan kampung kota di Keranggan ini merupakan bagian dari strategi lebih besar Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menangani kawasan permukiman padat tanpa harus menggusur warganya. Pendekatan yang dipilih adalah peremajaan di tempat, dengan menyuntikkan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi kelemahan utama permukiman kampung kota. Program serupa direncanakan akan diperluas ke kelurahan-kelurahan lain yang memiliki karakteristik serupa di wilayah Tangerang Selatan.
Comments (0)