warkini.
Viral

Pengakuan Bocah 9 Tahun di Batam: Dipukul Ibu Tiri Hingga Mata Lebam

Nasib pilu menimpa seorang anak perempuan berinisial A (9) di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Bocah tersebut diduga kuat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh ibu tirinya sen

Pengakuan Bocah 9 Tahun di Batam: Dipukul Ibu Tiri Hingga Mata Lebam

Nasib pilu menimpa seorang anak perempuan berinisial A (9) di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Bocah tersebut diduga kuat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri. Fakta memilukan ini terungkap setelah korban akhirnya memberanikan diri menceritakan penderitaan yang dialaminya kepada orang lain di luar lingkungan keluarganya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, kasus ini mulai terkuak dari sebuah unggahan di grup komunikasi para pengemudi di Batam. Ayah kandung korban mengirimkan foto kondisi anaknya yang tengah terluka ke dalam grup tersebut. Dalam narasi yang disampaikan, sang ayah menjelaskan bahwa luka-luka itu disebabkan oleh insiden korban terjatuh di area dekat kamar mandi rumah mereka. Foto itu segera memicu diskusi di kalangan anggota grup.

Bocah tersebut mengaku telah dipukul oleh ibu tirinya. Pengakuan mengejutkan ini sontak membuat warga sekitar dan komunitas setempat geram.

Salah seorang rekan sesama pengemudi yang melihat foto itu merasakan kejanggalan yang mencolok. Pola luka yang tampak pada tubuh dan wajah korban dianggap tidak wajar jika sekadar disebabkan oleh terpeleset atau jatuh biasa. Kecurigaan itu mendorong sejumlah pihak untuk melakukan pengecekan langsung ke kediaman korban guna memastikan kondisi sebenarnya.

Saat pertama kali didatangi dan dimintai keterangan, baik ayah kandung maupun ibu sambung korban kompak memberikan bantahan. Keduanya menepis dugaan adanya tindak kekerasan dan bersikukuh dengan versi awal bahwa anak tersebut mengalami musibah jatuh. Namun, situasi berubah drastis ketika korban berhasil diajak berkomunikasi secara terpisah. Dalam kesempatan itu, tanpa tekanan dari pihak keluarga, bocah malang tersebut menceritakan kebenaran yang selama ini disembunyikan.

Dengan nada polos, A mengaku bahwa luka lebam di mata serta sejumlah bekas luka lain di sekujur tubuhnya adalah akibat pemukulan yang dilakukan oleh ibu tirinya. Pengakuan lugas dari seorang anak berusia sembilan tahun ini seketika membongkar kepalsuan keterangan yang sebelumnya disampaikan oleh kedua orang tuanya. Rasa iba pun menyelimuti warga dan komunitas pengemudi yang turut hadir saat pengakuan itu terlontar.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik Batam dan memicu desakan agar aparat penegak hukum segera turun tangan memberikan perlindungan maksimal bagi korban. Masyarakat berharap tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban kebrutalan di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi mereka, demikian laporan dirangkum media kami, Warkini.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sasha-gunawan

Reporter Fashion & Beauty. Meliput tren mode, kecantikan, dan industri kreatif.

Comments (0)

User