Polda Metro Siapkan 4.057 Personel Gabungan Amankan Aksi Massa di DPR, Monas, dan HI
Jakarta - Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan rencana aksi penyampaian pendapat oleh sejumlah elemen massa di beberapa titik strategis di Jakarta, Senin (22/6/2026
Jakarta - Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan rencana aksi penyampaian pendapat oleh sejumlah elemen massa di beberapa titik strategis di Jakarta, Senin (22/6/2026). Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Personel Disiagakan di Tiga Titik Utama
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan bahwa sebanyak 4.057 personel telah disiapkan. Mereka akan ditempatkan di kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, serta sekitar Gedung DPR/MPR RI dan Kementerian Kehutanan. Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, dan dinas perhubungan yang disebar di sepanjang jalur aksi. "Kami siap melayani dan mengamankan aksi ini agar hak menyampaikan pendapat tetap terjamin, namun dengan tetap memperhatikan ketertiban umum," kata Kombes Budi dalam keterangan yang diterima Warkini.com.
Pendekatan Humanis dan Persuasif
Polda Metro Jaya menekankan bahwa pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif. Hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi gesekan antara petugas dan peserta aksi. Selain itu, pengamanan juga dirancang agar tidak menimbulkan kemacetan parah yang merugikan pengguna jalan lain, dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional.
"Kami mengimbau seluruh pihak untuk tertib. Pengamanan ini bukan untuk membatasi, melainkan memfasilitasi. Keselamatan bersama adalah prioritas utama," ujar Kombes Budi.
Penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara. Polda Metro Jaya berkomitmen melindungi hak tersebut sepanjang dilakukan sesuai aturan. Titik-titik aksi yang menjadi konsentrasi pengamanan memang jalur vital yang menghubungkan pusat pemerintahan dan bisnis Jakarta, sehingga pengamanan ekstra perlu diterapkan. Pengalihan arus lalu lintas akan disesuaikan dengan eskalasi massa di lapangan.
Ribuan personel itu akan berjaga sejak pagi hari, siap mengantisipasi segala kemungkinan. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mencari alternatif rute jika melewati kawasan tersebut, sementara peserta aksi diharap tetap menjaga kondusivitas.
Hingga berita ini diturunkan, Warkini.com masih memantau perkembangan situasi di lapangan dan akan menyampaikan informasi terkini terkait pengalihan arus maupun perkembangan aksi.
Comments (0)