Polda Riau Bedah 13 Rumah Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Pekanbaru (Warkini.com) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyalurkan bakti sosial dengan merenovasi 13 unit rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu di sejumlah kabupaten dan kota di Provins
Pekanbaru (Warkini.com) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyalurkan bakti sosial dengan merenovasi 13 unit rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang memadukan aspek keamanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di bawah arahan langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, program bedah rumah tersebut menyasar rumah-rumah yang kondisinya memprihatinkan, seperti berdinding papan lapuk, berlantai tanah, atau beratap bocor. Renovasi dilakukan agar hunian-hunian itu bertransformasi menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi pemiliknya. "Bakti Polri untuk masyarakat tidak hanya hadir melalui patroli atau penegakan hukum, tetapi juga melalui sentuhan langsung yang memperbaiki taraf hidup warga," ujar Irjen Herry Heryawan saat dihubungi Warkini.com, Rabu (30/7/2025).
Ditpolairud Terjun Langsung di Pekanbaru
Di Kota Pekanbaru, pelaksanaan teknis bedah rumah dipercayakan kepada Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau. Dipimpin oleh Dirpolairud Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, puluhan personel turun langsung ke lapangan untuk merenovasi rumah milik Ida Sihombing di Kecamatan Kulim. Rumah yang semula dalam kondisi memprihatinkan itu kini tampak lebih kokoh dengan dinding bata, lantai keramik, dan atap yang utuh.
"Renovasi ini adalah wujud komitmen kami untuk membawa manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya soal penjagaan keamanan, tetapi juga merangkul masyarakat melalui aksi kepedulian konkret seperti bedah rumah," ucap Kombes Pol Apri Fajar Hermanto saat meninjau proses renovasi.
Selain perbaikan bangunan utama, tim Ditpolairud juga membenahi sanitasi dan instalasi listrik agar hunian itu memenuhi standar keamanan. Warga sekitar tampak antusias menyaksikan perubahan rumah Ida yang dikerjakan secara gotong royong bersama anggota kepolisian.
Program bedah rumah ini tidak hanya terlaksana di Pekanbaru, melainkan juga di 12 titik lain yang tersebar di berbagai kabupaten di Riau. Polda Riau menegaskan bahwa kegiatan ini murni berasal dari niat tulus untuk membantu warga prasejahtera, tanpa memandang latar belakang apapun. Dengan tuntasnya renovasi, diharapkan keluarga penerima bantuan dapat menikmati kehidupan yang lebih layak dan bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Ida Sihombing yang didampingi keluarganya tak kuasa menahan rasa syukur. "Rumah saya dulu sudah tidak layak, kalau hujan pasti bocor, dinding juga miring. Sekarang sudah bagus, terima kasih banyak untuk Pak Polisi," katanya. Momen ini sekaligus menjadi gambaran bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat diperkuat melalui program-program sosial yang menyejukkan.
Comments (0)