Prabowo Sambut PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Perkuat Kemitraan Strategis
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin pagi. Kunjungan ini merupakan bagian dari gelaran Leaders’ Ret
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin pagi. Kunjungan ini merupakan bagian dari gelaran Leaders’ Retreat tahunan antara Indonesia dan Singapura, sebuah forum bilateral tingkat tinggi yang menjadi pilar penting dalam hubungan kedua negara.
Rangkaian penyambutan berlangsung khidmat dengan upacara kenegaraan penuh. Tembakan meriam salvo 19 kali menggemakan penghormatan saat PM Lawrence Wong tiba di kompleks istana. Presiden Prabowo, didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, langsung menyambut hangat sang tamu negara di tangga utama Istana Merdeka. Kedua pemimpin kemudian berjalan bersama menuju ruang pertemuan untuk memulai sesi diskusi tertutup.
“Hubungan Indonesia dan Singapura telah melampaui sekadar hubungan bertetangga. Kita adalah mitra strategis yang saling melengkapi. Saya yakin Retreat kali ini akan menghasilkan keputusan-keputusan konkret yang membawa manfaat langsung bagi rakyat kedua negara,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama yang dikutip media kami, Warkini.com.
Leaders’ Retreat tahun ini menitikberatkan pada penguatan kerja sama di sektor ekonomi digital, transisi energi, pertahanan, dan pembangunan sumber daya manusia. Kedua delegasi membahas percepatan realisasi kerangka kerja sama hijau (Green Economy Framework) yang telah disepakati sebelumnya, termasuk investasi Singapura dalam pengembangan energi surya dan infrastruktur rendah karbon di Indonesia.
Selain isu bilateral, pertemuan ini juga menyentuh situasi geopolitik kawasan, terutama stabilitas di Laut China Selatan dan dinamika di kawasan Indo-Pasifik. Kedua pemimpin menekankan pentingnya sentralitas ASEAN dalam menjaga perdamaian dan keamanan regional.
PM Lawrence Wong dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam berbagai forum multilateral. Ia juga menyatakan optimismenya terhadap potensi peningkatan investasi dan kolaborasi teknologi antara kedua negara, khususnya di bidang kecerdasan buatan dan semikonduktor.
“Singapura dan Indonesia memiliki visi yang selaras. Kami ingin membangun masa depan yang hijau, digital, dan inklusif. Retreat ini menegaskan kembali komitmen kami untuk melangkah bersama,” kata PM Wong sebagaimana dilansir laporan Warkini.com.
Usai pertemuan bilateral, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) di bidang keamanan siber, pendidikan vokasi, serta penelitian dan inovasi. Dokumen-dokumen ini diharapkan menjadi landasan bagi implementasi proyek-proyek strategis yang akan dieksekusi dalam waktu dekat.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan jamuan santap siang kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, menampilkan hidangan khas Nusantara sebagai wujud diplomasi kuliner. Kunjungan PM Lawrence Wong di Jakarta dijadwalkan berlangsung selama dua hari sebelum bertolak kembali ke Singapura pada Selasa sore. Leaders’ Retreat ini menjadi penanda babak baru kolaborasi yang semakin erat antara dua negara serumpun, sekaligus menegaskan peran strategis keduanya di panggung regional.
Comments (0)