Prabowo: Tak Lama Lagi Kita Jadi Lumbung Padi Dunia

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan pertanian Indonesia. Saat meninjau teknologi budi daya padi modern di Gorontalo, ia menyaksikan langsung peningkatan produks

Jul 06, 2026 - 13:55
0 1
Prabowo: Tak Lama Lagi Kita Jadi Lumbung Padi Dunia

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan pertanian Indonesia. Saat meninjau teknologi budi daya padi modern di Gorontalo, ia menyaksikan langsung peningkatan produksi gabah hingga 100 persen. Kunjungan ini semakin menguatkan keyakinannya bahwa Indonesia akan segera menjadi lumbung padi dunia.

Peninjauan dilakukan usai Presiden memberikan pidato dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Prabowo didampingi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Keduanya melihat dari dekat penerapan teknologi pertanian terkini yang mampu mendongkrak produktivitas secara signifikan.

Laporan dari tim Kementerian Pertanian menyebutkan bahwa metode budi daya padi modern yang diperkenalkan di lokasi tersebut menggabungkan penggunaan varietas unggul, sistem irigasi presisi, serta pemupukan berimbang berbasis data. Hasilnya, lahan percontohan mampu menghasilkan gabah dua kali lipat dibandingkan metode konvensional. Capaian ini menjadi bukti bahwa modernisasi pertanian bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju swasembada pangan berkelanjutan.

"Saya tadi melihat langsung teknologi yang dipakai petani kita. Produksinya naik 100 persen. Saya makin yakin, tak lama lagi kita akan jadi lumbung padi dunia. Bangsa kita punya potensi luar biasa, tinggal kita kelola dengan baik," ujar Presiden di hadapan para petani dan nelayan yang hadir.

Dukungan Petani dan Target Ambisius

Para petani yang terlibat dalam program percontohan menyambut antusias arahan Presiden. Mereka mengaku metode baru ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menekan biaya produksi karena penggunaan pupuk dan air yang lebih efisien. Beberapa petani bahkan telah mulai mereplikasi teknik serupa di lahan masing-masing dengan pendampingan dari penyuluh pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pihaknya akan mempercepat diseminasi teknologi ini ke seluruh daerah sentra padi di Indonesia. Pemerintah menargetkan adopsi metode modern di sedikitnya 500 ribu hektare lahan pada musim tanam berikutnya. "Dengan dukungan Bapak Presiden, kami optimistis target lumbung padi dunia bisa tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama," katanya.

Keberhasilan di Gorontalo menjadi momentum penting bagi sektor pertanian nasional. Di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan, inovasi seperti ini dianggap sebagai kunci untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia. Media kami mencatat, sejak awal masa kepemimpinannya, Presiden Prabowo telah menempatkan sektor pangan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunannya, termasuk melalui peningkatan anggaran riset dan infrastruktur pertanian.

Optimisme Presiden ini juga sejalan dengan data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan surplus beras nasional pada kuartal pertama tahun ini. Dengan percepatan modernisasi yang sedang digenjot, target Indonesia menjadi pengekspor beras utama dunia tampak semakin realistis, bukan sekadar mimpi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User