Prabowo Tanya Guru Besar: Kenapa 81 Tahun RI Tak Bisa Bikin Mobil Sendiri?

Presiden Prabowo Subianto mendorong kalangan akademisi untuk lebih aktif melahirkan inovasi demi kemajuan bangsa. Ia pun mempertanyakan mengapa Indonesia yang telah merdeka selama 81 tahun masih kesu

Jul 08, 2026 - 05:30
0 0
Prabowo Tanya Guru Besar: Kenapa 81 Tahun RI Tak Bisa Bikin Mobil Sendiri?

Presiden Prabowo Subianto mendorong kalangan akademisi untuk lebih aktif melahirkan inovasi demi kemajuan bangsa. Ia pun mempertanyakan mengapa Indonesia yang telah merdeka selama 81 tahun masih kesulitan mewujudkan kemandirian di bidang teknologi dan industri, termasuk dalam pembuatan mobil nasional. Menurutnya, ketergantungan pada produk luar negeri harus segera diubah menjadi kemampuan produksi dalam negeri yang kuat dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dan para ilmuwan dalam menjawab persoalan-persoalan strategis yang dihadapi negara. Ia berpendapat bahwa universitas seharusnya menjadi gudangnya pemikiran kritis dan solusi inovatif untuk mempercepat kemajuan negara.

"Saudara-saudara, karena itu saya berkali-kali datang ke kampus. Saya datang dan saya minta orang-orang terpintar. Tanya Pak Brian, tanya Profesor Sigit, saya tanya profesor-profesor IPB, kenapa kita tidak bisa punya benih gandum? Kenapa kita harus impor gandum?" ujar Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo menjelaskan bahwa dirinya secara rutin mendatangi berbagai kampus untuk berdiskusi langsung dengan para akademisi terkemuka. Ia ingin memastikan bahwa potensi intelektual yang dimiliki bangsa ini dapat diarahkan untuk mencapai swasembada dan kemandirian teknologi. Langkah tersebut ia tempuh demi mendapatkan jawaban konkret atas berbagai persoalan ketahanan pangan dan energi yang selama ini menghambat laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Presiden, ketergantungan pada impor untuk kebutuhan dasar seperti pangan maupun teknologi menjadi isu krusial yang harus segera diatasi. Ia menilai bahwa Indonesia seharusnya mampu memproduksi berbagai kebutuhan vital secara mandiri mengingat sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia yang dimiliki sangat melimpah. Ia menegaskan bahwa kemandirian bangsa tidak bisa hanya menjadi retorika, melainkan harus diwujudkan melalui riset dan pengembangan yang serius.

Prabowo berharap melalui konvensi tersebut, para peneliti, insinyur, dan praktisi dapat bersinergi menciptakan terobosan ilmiah yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kemajuan sebuah bangsa sangat bergantung pada sejauh mana dunia pendidikan tinggi dan riset mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif. Oleh karena itu, ia meminta seluruh elemen akademisi untuk turut andil dalam membangun fondasi kemajuan Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat.

Laporan Warkini.com menyebutkan bahwa acara yang mengusung tema kebangkitan sains dan industri nasional itu dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai disiplin ilmu dan sektor industri. Harapannya, diskusi dan kolaborasi yang terjalin selama KSTI 2026 dapat menjadi fondasi kuat bagi Indonesia dalam menuju era kemandirian teknologi dan ekonomi yang lebih tangguh di kancah global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
wendy-anwar

Reporter Trending. Reporter fenomena internet dan konten viral.

Comments (0)

User