Pramono Sebut Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Lewati Washington DC
Warkini.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa posisi Jakarta dalam daftar kota terbaik dunia terus menunjukkan grafik positif. Berdasarkan hasil survei global tera
Warkini.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa posisi Jakarta dalam daftar kota terbaik dunia terus menunjukkan grafik positif. Berdasarkan hasil survei global teranyar, Jakarta kini menghuni peringkat ke-53, melampaui sejumlah kota besar dunia termasuk Washington DC yang sebelumnya berada di atas ibu kota Indonesia tersebut. Capaian ini dinilai sebagai buah dari serangkaian terobosan yang digulirkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya mendorong Jakarta menjadi kota global yang kompetitif.
Dalam pemaparannya, Pramono menekankan bahwa status Jakarta sebagai kota global bukan sekadar ambisi, melainkan amanat yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024. Regulasi itu secara spesifik menyebut posisi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus etalase Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, Pramono memandang perlu adanya langkah-langkah progresif yang membedakan Jakarta dari daerah lain di Tanah Air.
“Jakarta adalah etalase atau role model. Dan inilah yang harus dijaga bersama-sama. Sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional, Jakarta tentunya harus mempunyai terobosan-terobosan dan langkah-langkah yang berbeda dengan kota-kota di Indonesia lainnya,” ujar Pramono di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026).
Peningkatan peringkat ini, menurut Pramono, tidak terlepas dari perbaikan di berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, tata kelola perkotaan, digitalisasi layanan publik, hingga pengembangan transportasi massal yang semakin terintegrasi. Meski demikian, ia mengakui bahwa kompetisi antarkota global kian ketat sehingga Jakarta tidak boleh berpuas diri. Diperlukan inovasi berkelanjutan agar posisi Jakarta terus merangsek ke papan atas dan mampu bersaing dengan kota-kota seperti Tokyo, London, atau New York di masa mendatang.
Melampaui Washington DC menjadi catatan tersendiri dalam survei tersebut. Ibu kota Amerika Serikat itu dikenal memiliki stabilitas politik dan kualitas hidup yang tinggi, namun belakangan menghadapi tantangan urban yang kompleks. Sebaliknya, Jakarta dinilai mampu menunjukkan ketahanan dan transformasi cepat di tengah berbagai keterbatasan, termasuk dalam hal penataan ruang dan penanganan kemacetan. Pengamat perkotaan menyambut positif capaian ini, meski mengingatkan agar peringkat tersebut tidak hanya menjadi angka semata, melainkan harus diikuti dengan peningkatan nyata kesejahteraan warga.
Pramono juga mengajak seluruh elemen masyarakat, sektor swasta, dan pemerintah pusat untuk terus bersinergi menjaga momentum ini. Menurutnya, Jakarta tidak bisa bergerak sendiri; dibutuhkan kolaborasi multipihak agar visi kota global yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi dapat terwujud secara utuh. Dengan semangat itu, ia optimistis Jakarta akan kembali mendaki posisi dalam survei-survei serupa di tahun-tahun mendatang.
Comments (0)