Prancis Cetak Rekor Suhu Terpanas, 40 Orang Tewas

Paris, Warkini.com – Prancis mencatatkan malam dengan suhu terpanas sepanjang sejarah pada Senin (22/6) hingga Selasa (23/6) dini hari, saat gelombang panas mematikan terus memanggang negara itu. D

Jul 08, 2026 - 00:00
0 0
Prancis Cetak Rekor Suhu Terpanas, 40 Orang Tewas

Paris, Warkini.com – Prancis mencatatkan malam dengan suhu terpanas sepanjang sejarah pada Senin (22/6) hingga Selasa (23/6) dini hari, saat gelombang panas mematikan terus memanggang negara itu. Data dari badan meteorologi setempat menunjukkan suhu minimum di sejumlah wilayah, termasuk Paris dan Lyon, tidak turun di bawah 28 derajat Celsius—sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya. Situasi darurat ini diperparah dengan meningkatnya jumlah korban jiwa yang kini mencapai sedikitnya 40 orang, mayoritas di antaranya adalah anak muda yang tewas tenggelam ketika berusaha mendinginkan diri di perairan terbuka.

Korban Muda dan Kepanikan Akibat Panas

Perdana Menteri Sebastien Lecornu menggelar rapat darurat bersama para menteri pada Selasa pagi untuk merespons eskalasi bencana. Dalam keterangan yang dihimpun media kami, Lecornu mengungkapkan bahwa 40 korban tewas tenggelam tercatat sejak 18 Juni, saat suhu mulai melonjak drastis. Banyak dari mereka, menurutnya, adalah warga berusia muda yang nekat mencari perairan seperti sungai dan danau tanpa pengawasan.

“Kita berduka atas hilangnya nyawa yang seharusnya bisa dicegah. Mayoritas korban adalah orang-orang muda yang putus asa mencari kesejukan, dan ini menjadi pukulan berat bagi seluruh bangsa,” ujar Lecornu, seperti dilaporkan tim Warkini.com dari Paris.

Pemerintah setempat segera mengeluarkan imbauan darurat agar warga menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari dan tidak berenang di area yang tidak dijaga. Otoritas juga memperbanyak posko pendinginan darurat di ruang-ruang publik serta memperpanjang jam operasional kolam renang umum guna menekan angka korban lebih lanjut.

Lumpuhnya Aktivitas dan Rekor Suhu

Gelombang panas yang mulai terasa sejak pekan lalu ini tidak hanya mengancam keselamatan jiwa, tetapi juga melumpuhkan kehidupan sehari‐hari. Kementerian Pendidikan terpaksa menutup ratusan sekolah di zona merah karena suhu di dalam kelas melebihi ambang batas aman. Sementara itu, perusahaan kereta api nasional, SNCF, mengumumkan pembatalan sejumlah perjalanan antarkota setelah rel di beberapa titik dilaporkan memuai akibat suhu udara yang mencapai 42 derajat Celsius pada siang hari.

Para ahli meteorologi yang dihubungi Warkini.com menyebut fenomena ini sebagai bagian dari tren pemanasan ekstrem yang semakin sering melanda kawasan Eropa Selatan. “Rekor suhu malam hari sangat mengkhawatirkan karena tubuh manusia kehilangan waktu pemulihan. Tanpa pendinginan di malam hari, risiko kematian akibat heatstroke melonjak tajam,” ujar Dr. Mathieu Durand, klimatolog dari Universitas Sorbonne, kepada media kami.

Prancis sendiri masih dalam status siaga oranye di lebih dari separuh departemen. Lecornu meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memprioritaskan perlindungan kelompok rentan, terutama lansia dan anak‐anak, sambil terus memantau perkembangan suhu yang diperkirakan baru akan sedikit melandai pada akhir pekan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User