Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Pakai Sianida, 2 Orang Ditangkap

Warga Desa Raksa Budi, Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, digegerkan oleh penemuan jenazah seorang pria berinisial R (39) dalam kondisi sudah membusuk di tepi a

Jul 06, 2026 - 14:07
0 2
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Pakai Sianida, 2 Orang Ditangkap

Warga Desa Raksa Budi, Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, digegerkan oleh penemuan jenazah seorang pria berinisial R (39) dalam kondisi sudah membusuk di tepi aliran Sungai Pering pada Sabtu (20/6) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Jumat (5/6) itu diduga kuat menjadi korban pembunuhan dengan cara diracun menggunakan zat berbahaya sianida. Dua orang pelaku yang terlibat langsung dalam peristiwa keji itu pun berhasil dibekuk aparat Kepolisian Resor Musi Rawas tak lama setelah penemuan jasad.

Kronologi terungkapnya kasus ini bermula dari laporan orang hilang yang disampaikan pihak keluarga korban ke polisi pada 5 Juni lalu. Selama dua pekan, keberadaan R tidak diketahui, sampai akhirnya pada Jumat (19/6) sebuah informasi penting muncul. Salah satu anggota keluarga korban mendapati kabar bahwa ada warga di Desa Raksa Budi yang baru saja membeli sebuah ponsel bekas. Setelah ditelusuri, ponsel tersebut diketahui sebagai milik R. Temuan ini segera menjadi titik terang bagi petugas untuk melakukan pendalaman.

Dilacak Lewat Ponsel Bekas

Berdasarkan keterangan yang dihimpun media kami dari Satuan Reserse Kriminal Polres Musi Rawas, setelah menerima informasi itu, penyidik langsung bergerak melacak penjual ponsel bekas tersebut. Dari penjual ponsel itulah polisi akhirnya mendapat petunjuk yang mengarah pada lokasi jasad korban dan identitas para terduga pelaku. Tak butuh waktu lama, jenazah R ditemukan dalam kondisi setengah terkubur dan telah mengalami pembusukan di tepian sungai.

"Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Jumat (5/6) lalu. Setelah dilakukan penyelidikan, kami menemukan bahwa ada warga yang membeli HP bekas ternyata milik korban. Dari situlah kami bisa melacak keberadaan jenazah dan menangkap dua pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Redho Agus Suhendra, dalam keterangannya yang dikutip Warkini.com.

Hasil autopsi awal mengungkap fakta mengejutkan: korban tewas akibat keracunan sianida. Zat kimia mematikan itu diduga sengaja dimasukkan ke dalam minuman atau makanan korban oleh para pelaku. Motif pembunuhan sementara ini masih dalam proses pendalaman, namun kuat dugaan berkaitan dengan perampasan harta benda, mengingat ponsel korban ditemukan dijual oleh pelaku. Polisi menduga kedua pelaku mengenal korban dan merencanakan aksinya secara sadis.

Penangkapan Dua Tersangka

Kedua pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka itu berhasil ditangkap dalam waktu singkat setelah penemuan jenazah. Mereka kini ditahan di Mapolres Musi Rawas guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk sisa racun sianida yang digunakan dan ponsel milik korban yang sempat dijual. Menurut polisi, salah satu pelaku merupakan warga setempat yang dikenal korban.

Polres Musi Rawas telah menerjunkan tim forensik dan Inafis untuk mengolah tempat kejadian perkara. Jenazah R yang sudah membusuk itu kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi secara menyeluruh. Pihak keluarga korban yang sudah menantikan kabar selama dua pekan tak kuasa menahan tangis saat mengetahui kondisi R yang tidak bernyawa. Kasus ini kini terus bergulir di meja penyidik untuk mengungkap tuntas motif dan peran masing-masing tersangka.

Warkini.com akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru seputar proses hukum yang akan dijalani para pelaku. Kepolisian mengimbau masyarakat setempat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini pada pihak berwajib.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User