PTBA & PNRE Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Warkini.com – Dua perusahaan energi pelat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dan PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), resmi mengikat kerja sama strategis dalam p

Jul 08, 2026 - 00:24
0 0
PTBA & PNRE Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Warkini.com – Dua perusahaan energi pelat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dan PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), resmi mengikat kerja sama strategis dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menandai langkah awal eksplorasi potensi energi terbarukan di area operasional PTBA, khususnya di lahan-lahan pascatambang.

Sinergi untuk Percepatan Transisi Energi

Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan dalam mempercepat transisi energi nasional, sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang memprioritaskan pembangunan pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT). PTBA, yang selama ini dikenal sebagai emiten tambang batu bara, terus memperluas portofolio bisnisnya ke sektor energi hijau guna menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi bangsa.

Lahan pascatambang yang dimiliki PTBA dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi lokasi PLTS. Kawasan tersebut umumnya memiliki hamparan lahan terbuka yang luas dan minim penggunaan produktif setelah aktivitas penambangan berakhir. Dengan memanfaatkan lahan tersebut, PTBA tidak hanya menjalankan bisnis baru, tetapi juga berkontribusi pada pemulihan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi daerah.

Pernyataan Direktur Utama PTBA

"Sinergi ini menjadi milestone strategis bagi PTBA dalam percepatan transformasi bisnis energi, penguatan portofolio EBT, dan peningkatan kontribusi pendapatan energi masa depan," ujar Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Bambang menambahkan, kerja sama dengan PNRE, sebagai afiliasi PT Pertamina (Persero) yang fokus pada energi baru terbarukan, akan menggabungkan keunggulan kedua belah pihak—penguasaan lahan dan pengalaman PTBA ditambah dengan kompetensi teknis serta portofolio proyek PLTS PNRE yang telah teruji. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan bauran energi nasional, tetapi juga membuka peluang pendapatan baru bagi perseroan dari sektor non-batu bara.

Rencana awal pengembangan PLTS akan difokuskan pada area operasional PTBA di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, yang memiliki potensi penyinaran matahari tinggi. Namun, detail kapasitas dan nilai investasi belum diungkapkan karena masih dalam tahap kajian bersama. Kedua perusahaan akan melakukan studi kelayakan teknis, regulasi, dan komersial sebelum melangkah ke fase konstruksi.

Dukungan terhadap Agenda Nasional

Langkah ini juga selaras dengan komitmen pemerintah untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 serta mendorong pemanfaatan energi surya sebagai salah satu pilar transisi. PLTS di lahan pascatambang menjadi model pemanfaatan lahan terdegradasi yang dapat direplikasi oleh perusahaan tambang lainnya, sehingga mempercepat tujuan dekarbonisasi sektor energi di Indonesia.

Sebagai informasi, PT Pertamina NRE telah berpengalaman mengelola sejumlah proyek PLTS, termasuk PLTS di berbagai fasilitas Pertamina serta kerja sama dengan pihak swasta. Sementara PTBA telah menginisiasi program reklamasi dan pascatambang yang terintegrasi, sehingga sinergi ini diyakini akan memperkuat posisi kedua perusahaan dalam peta bisnis energi hijau nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User