Puncak Peringatan Harlah ke-28 PKB Digelar di Jakarta Convention Center
JAKARTA — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 23 Juli 2026. Rangkaian acara yang akan memunc
JAKARTA — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 23 Juli 2026. Rangkaian acara yang akan memuncak pada hari itu rencananya dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Warkini.com dari lingkungan partai, panitia telah mengirimkan undangan resmi kepada Presiden Prabowo dan mengupayakan penjadwalan agar kepala negara bisa hadir secara langsung dalam momentum bersejarah tersebut. “Kami sudah berkoordinasi dengan protokol kepresidenan dan insyaallah Bapak Presiden bisa hadir,” ujar seorang sumber dari internal panitia.
“Kehadiran Presiden Prabowo akan menjadi kehormatan besar bagi keluarga besar PKB, menunjukkan sinergi antara partai dan pemerintah dalam membangun bangsa,” tambah sumber tersebut.
Peringatan Harlah tahun ini mengangkat tema besar tentang penguatan persatuan nasional dan komitmen PKB terhadap kerakyatan. Acara dijadwalkan dimulai sejak pagi hari dengan agenda utama berupa resepsi kenegaraan, pidato politik Ketua Umum PKB, orasi kebangsaan, serta doa bersama. Selain Presiden Prabowo, sejumlah menteri, pimpinan partai politik, tokoh nasional, dan para kiai serta ulama juga dijadwalkan hadir memeriahkan perayaan ini.
Jakarta Convention Center dipilih sebagai lokasi strategis karena kapasitasnya yang besar serta aksesibilitasnya yang baik bagi para tamu dari berbagai daerah. Panitia memproyeksikan sekitar 5.000 hingga 7.000 kader dan simpatisan akan memadati venue utama, belum termasuk tamu undangan dari berbagai kalangan. Pengamanan ketat akan diberlakukan untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan selama acara berlangsung.
Harlah ke-28 ini menjadi momen istimewa bagi PKB karena menandai perjalanan panjang partai yang didirikan pada tahun 1998 tersebut dalam kancah politik nasional. Sejak reformasi, PKB konsisten menjadi salah satu kekuatan Islam moderat yang memperjuangkan aspirasi warga Nahdlatul Ulama dan rakyat Indonesia pada umumnya. Dengan kehadiran Presiden Prabowo, perayaan ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara partai pendukung pemerintah dan kekuasaan eksekutif.
Sejumlah rangkaian acara pendahuluan juga telah disiapkan menjelang puncak Harlah, termasuk zikir akbar, santunan kepada anak yatim, bakti sosial di beberapa wilayah, dan sarasehan kebangsaan yang melibatkan para tokoh lintas agama. “Harlah bukan sekadar perayaan, tapi juga wadah untuk memperkuat komitmen kami terhadap rakyat dan nilai-nilai keislaman yang toleran,” ujar seorang fungsionaris Dewan Pengurus Pusat PKB saat dihubungi Warkini.com.
Dengan persiapan yang semakin matang, panitia optimistis puncak Harlah ke-28 PKB akan berlangsung sukses dan menjadi salah satu perhelatan politik paling bergengsi tahun ini. Publik pun menantikan bagaimana kehadiran Presiden Prabowo di tengah para kader PKB akan mempengaruhi dinamika politik menjelang masa-masa krusial pemerintahan di sisa tahun 2026.
Comments (0)