Rachmat Gobel Berpulang, Menaker Yassierli Kenang Figur Teladan Perusahaan

Jakarta – Dunia industri dan pemerintahan Indonesia berduka. HM Rachmat Gobel, tokoh pengusaha nasional sekaligus mantan Menteri Perdagangan dan mantan Wak

Jul 11, 2026 - 11:20
0 1
Rachmat Gobel Berpulang, Menaker Yassierli Kenang Figur Teladan Perusahaan

Jakarta – Dunia industri dan pemerintahan Indonesia berduka. HM Rachmat Gobel, tokoh pengusaha nasional sekaligus mantan Menteri Perdagangan dan mantan Wakil Ketua DPR RI, meninggal dunia di usia 70 tahun pada Minggu di Jakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama di kalangan pelaku usaha dan pekerja yang mengagumi kepemimpinannya.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjadi salah satu pejabat tinggi yang menyampaikan belasungkawa secara khusus. Dalam keterangan pers yang dirilis Senin pagi, ia mengenang almarhum sebagai figur teladan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis di lingkungan perusahaan.

Pengusaha Visioner dari Timur Indonesia

Lahir di Gorontalo pada 3 September 1955, Rachmat Gobel merintis karier bisnisnya dengan mewarisi perusahaan keluarga yang kemudian berkembang menjadi PT Gobel International. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan itu menjalin aliansi strategis dengan raksasa elektronik Jepang, Panasonic, dan melahirkan PT Panasonic Gobel Indonesia yang menjadi salah satu produsen elektronik terbesar di Tanah Air. Bisnisnya merambah ke sektor logistik, makanan, dan energi, menjadikannya salah satu konglomerat paling disegani.

Di luar panggung bisnis, ia meniti karier politik dan pemerintahan. Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Perdagangan. Meski hanya satu tahun menjabat, ia dikenang sebagai menteri yang gigih memperjuangkan perlindungan pasar domestik dan hubungan dagang yang adil. Selanjutnya, melalui Partai NasDem, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dan dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024 di bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang).

Menaker: “Teladan Hubungan Industrial Pancasila”

Dalam pernyataan resminya, Menaker Yassierli menegaskan bahwa almarhum bukan hanya sukses secara bisnis, melainkan juga sukses menciptakan iklim kerja yang manusiawi. Berikut petikan lengkapnya:

“Almarhum Rachmat Gobel adalah figur yang layak dijadikan teladan, khususnya dalam membangun hubungan industrial yang harmonis di lingkungan perusahaan. Beliau membuktikan bahwa dialog antara manajemen dan pekerja adalah kunci produktivitas dan kesejahteraan bersama. Ini sejalan dengan semangat Hubungan Industrial Pancasila yang kita junjung tinggi,” ujar Yassierli.

Menaker mencontohkan praktik baik di Gobel Group, di mana forum komunikasi bipartit antara direksi dan serikat pekerja berjalan rutin setiap bulan. Tidak hanya membahas upah dan tunjangan, forum itu juga menjadi wadah perencanaan pengembangan karier, kesehatan kerja, dan bahkan pendidikan anak karyawan melalui beasiswa internal.

Nyaris Nol Sengketa, Produktivitas Terjaga

Berdasarkan data internal Kementerian Ketenagakerjaan yang dikutip dalam kesempatan yang sama, perusahaan-perusahaan di bawah naungan Grup Gobel mencatatkan nyaris nol perselisihan hubungan industrial dalam satu dekade terakhir. Angka pemutusan hubungan kerja (PHK) sangat rendah dan selalu diselesaikan melalui mekanisme bipartit tanpa eskalasi ke Dinas Tenaga Kerja atau pengadilan.

Serikat Pekerja Panasonic Gobel yang telah berdiri sejak 1990-an juga dikenal sebagai mitra konstruktif, bukan oposisi. “Pak Gobel selalu menekankan bahwa pekerja adalah aset, bukan sekadar faktor produksi. Itu bukan slogan, tapi benar-benar dijalankan,” ujar seorang perwakilan serikat yang enggan disebutkan namanya, saat dihubungi terpisah.

Kondisi harmonis itu berdampak langsung pada produktivitas. Di tengah ketatnya persaingan industri elektronik global, Panasonic Gobel mampu mempertahankan tingkat efisiensi dan kualitas produk yang tinggi, sekaligus menjaga loyalitas ribuan pekerjanya.

Respons Asosiasi Pengusaha dan Pekerja

Kepergian Rachmat Gobel juga ditanggapi oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Dalam pesan singkat yang diterima redaksi, jajaran pengurus Apindo menyampaikan dukacita dan menyebut almarhum sebagai “pelopor hubungan industrial partisipatif” yang menerapkan keseimbangan antara kepentingan pengusaha dan hak-hak pekerja.

“Beliau menjadi bukti bahwa hubungan industrial yang sehat bukan utopia. Ini bisa tercapai kalau ada komitmen dari pemilik dan manajemen puncak. Semoga lebih banyak perusahaan meneladani Pak Gobel,” bunyi pernyataan tersebut.

Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) juga menyampaikan penghormatan. Melalui akun media sosialnya, KSPSI menulis, “Selamat jalan, Bapak Rachmat Gobel. Jasamu dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja akan selalu dikenang.”

Warisan Sistemik bagi Dunia Ketenagakerjaan

Menaker Yassierli menambahkan, pihaknya berencana mendokumentasikan praktik terbaik dari Grup Gobel sebagai salah satu model percontohan nasional. “Ini bukan hanya kehilangan seorang tokoh, tetapi kita juga harus menjaga warisan pemikiran dan sistem yang sudah beliau bangun,” tegasnya.

Beberapa prinsip utama yang selalu dipegang Rachmat Gobel dalam pengelolaan SDM antara lain:

  • Komunikasi rutin dan terbuka – pertemuan bulanan wajib antara direksi dan perwakilan pekerja.
  • Struktur pengupahan yang adil dan transparan – mengacu pada survey pasar dan kinerja, di atas upah minimum.
  • Investasi pada pelatihan dan pengembangan karier – pekerja diberi akses pelatihan gratis dan jalur promosi jelas.
  • Perlindungan sosial melampaui kewajiban hukum – asuransi kesehatan keluarga, beasiswa, hingga dana pensiun tambahan.
  • Kemitraan dengan serikat pekerja – serikat dianggap mitra strategis, bukan ancaman.

Prinsip-prinsip itu tidak hanya menciptakan ketenangan kerja, tetapi juga meningkatkan daya saing perusahaan di kancah global.

Doa dan Harapan

Kabar meninggalnya Rachmat Gobel sontak mengundang ribuan ucapan duka di media sosial. Kolega, pekerja, hingga kompetitor menyebutnya sebagai “Bapak Hubungan Industrial Indonesia”. Menaker Yassierli, mewakili pemerintah, berharap teladan almarhum terus menginspirasi lahirnya ekosistem kerja yang adil dan bermartabat di seluruh Indonesia.

“Mari kita doakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi-Nya, dan semangat beliau terus hidup di setiap pabrik dan kantor yang menjunjung tinggi kemitraan antara pengusaha dan pekerja,” tutup Menaker.

[SOCIAL_TWEET]: Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Rachmat Gobel. Sang tokoh industri dan mantan Menteri Perdagangan dikenang sebagai figur teladan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis di perusahaan. #RachmatGobel #Menaker #HubunganIndustrial #TeladanPerusahaan[SOCIAL_TG]: 🕊️ Rachmat Gobel meninggal dunia. Menaker Yassierli kenang sosok teladan perusahaan. Baca selengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User