Raih Bali-Nusra Awards 2026, Mendag Ingin Desa Jadi Motor Ekspor Nasional

Badung, Warkini.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berhasil meraih penghargaan Figur Akselerator Kemajuan untuk kategori Penggerak Transformasi Ekonomi Desa Mandiri dalam ajang Bali-Nu

Jul 07, 2026 - 23:07
0 0
Raih Bali-Nusra Awards 2026, Mendag Ingin Desa Jadi Motor Ekspor Nasional

Badung, Warkini.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berhasil meraih penghargaan Figur Akselerator Kemajuan untuk kategori Penggerak Transformasi Ekonomi Desa Mandiri dalam ajang Bali-Nusra Awards 2026 yang berlangsung di The Trans Resort Bali, Badung, Jumat (3/7/2026). Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan langkah strategis yang telah dilakukan untuk menggerakkan kemandirian ekonomi dari tingkat akar rumput.

Menurut laporan media kami di lokasi, suasana acara berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ketika nama Budi Santoso diumumkan sebagai salah satu penerima penghargaan. Dalam pidato penerimaannya, Budi dengan tegas mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh masyarakat desa di Indonesia yang setiap hari bekerja membangun potensi ekonomi lokal.

Penghargaan untuk Pegiat Ekonomi Desa

Budi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung visi besarnya, yaitu menjadikan desa sebagai ujung tombak ekspor nasional. Ia menekankan bahwa geliat ekonomi desa memiliki peran krusial dalam pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan.

"Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk jutaan pelaku usaha kecil, petani, perajin, dan seluruh masyarakat desa yang telah bekerja keras mengembangkan potensi ekonomi lokal. Saya berharap desa-desa di seluruh Indonesia bisa menjadi motor penggerak ekspor nasional," ujar Budi dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perdagangan terus membangun kolaborasi yang solid dengan berbagai pemangku kepentingan. Baik itu sektor swasta, akademisi, komunitas, hingga pemerintah daerah, semua digandeng untuk mempercepat penetrasi produk-produk desa ke pasar global. Langkah ini dinilai penting karena potensi produk unggulan desa, mulai dari kerajinan tangan, hasil pertanian organik, hingga produk industri kreatif berbasis kearifan lokal, memiliki daya tarik tinggi di pasar internasional.

Kolaborasi dan Strategi Jitu Menembus Pasar Global

Dalam kesempatan tersebut, Mendag Budi Santoso juga memaparkan beberapa strategi konkret yang akan dijalankan untuk mewujudkan desa sebagai motor ekspor. Salah satunya adalah program pendampingan intensif untuk peningkatan kualitas dan standarisasi produk desa. “Kami tidak ingin produk desa hanya laku di tingkat lokal. Dengan sentuhan teknologi, desain yang menarik, dan sertifikasi yang sesuai, produk-produk ini bisa bersaing di butik-butik Eropa atau pusat perbelanjaan di Timur Tengah,” kata Budi.

Kementerian Perdagangan, lanjut Budi, juga tengah menyiapkan platform digital terintegrasi yang dapat mempertemukan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari desa dengan pembeli (buyer) internasional secara langsung. Digitalisasi pemasaran diyakini akan memangkas rantai distribusi yang panjang dan meningkatkan margin keuntungan bagi para produsen lokal.

Tak hanya itu, Budi menyoroti pentingnya keberlanjutan dalam rantai pasok ekspor. Pihaknya memastikan bahwa setiap desa yang terlibat dalam program ini akan dipetakan potensinya secara menyeluruh, sehingga tidak terjadi eksploitasi sumber daya yang berlebihan. Prinsip ekonomi hijau dan perdagangan berkeadilan menjadi landasan dalam setiap kebijakan ekspor yang diambil.

Harapan Baru bagi Ekonomi Kerakyatan

Di penghujung pidatonya, Budi Santoso menyampaikan optimismenya bahwa desa-desa di Indonesia mampu menjadi pilar pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu bermimpi besar dan memanfaatkan peluang pasar global yang semakin terbuka lebar.

"Mari kita bersama-sama menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ekspor bukan lagi monopoli korporasi besar, tapi bisa dimulai dari desa. Saya percaya, dari desalah Indonesia akan semakin dikenal di kancah perdagangan dunia," pungkasnya diiringi tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Dengan diraihnya penghargaan bergengsi ini, harapan untuk melihat produk-produk desa mendunia tampak semakin nyata. Masyarakat desa kini menanti implementasi nyata dari janji dan strategi yang telah dicanangkan oleh pemerintah, untuk benar-benar mengakselerasi transformasi ekonomi dari pinggiran ke panggung global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User