Raymond Hubertus Pimpin Jartatel, Risdianto Yuli Hermansyah Nahkodai ASSI
Dua pilar utama industri telekomunikasi dan satelit nasional—Jaringan Telematika (Jartatel) dan Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI)—secara resmi mengumumkan
Dua pilar utama industri telekomunikasi dan satelit nasional—Jaringan Telematika (Jartatel) dan Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI)—secara resmi mengumumkan struktur kepengurusan baru mereka pada awal tahun ini. Pengumuman yang dilakukan di Jakarta tersebut menandai babak baru arah strategis kedua organisasi, yang masing-masing memegang peranan vital dalam mendorong transformasi digital di Tanah Air. Jartatel, asosiasi yang mewadahi pelaku usaha di bidang jaringan telematika, kini dikomandoi oleh Raymond Hubertus sebagai Ketua Umum, didampingi Andika Nugroho Sulistyanto selaku Bendahara Umum dan Sony Setiadi sebagai Sekretaris Jenderal. Sementara itu, ASSI—organisasi yang menjadi rumah bagi perusahaan satelit dan teknologi antariksa Indonesia—mempercayakan tampuk pimpinan kepada Risdianto Yuli Hermansyah sebagai Ketua Umum.
Konfirmasi kepengurusan ini menjadi sorotan karena kedua asosiasi sama-sama bergerak di sektor infrastruktur digital yang kini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Di tengah percepatan pembangunan jaringan 5G, perluasan fiber optik, dan kebutuhan akses internet hingga pelosok negeri, peran asosiasi seperti Jartatel dan ASSI dipandang krusial sebagai jembatan antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat.
Wajah Baru di Pucuk Pimpinan Jartatel
Terpilihnya Raymond Hubertus sebagai Ketua Umum Jartatel diharapkan mampu membawa angin segar bagi pengembangan ekosistem telematika di Indonesia. Raymond bukanlah nama asing di industri ini; ia dikenal sebagai figur yang memiliki pengalaman panjang dalam membangun jaringan telekomunikasi berskala nasional. Dalam susunan kepengurusan, Raymond didukung oleh Andika Nugroho Sulistyanto yang akan memastikan tata kelola keuangan asosiasi berjalan transparan dan akuntabel, serta Sony Setiadi yang akan mengoordinasikan program kerja dan hubungan antarlembaga.
“Kami hadir bukan hanya sebagai asosiasi profesi, tetapi sebagai think tank yang siap memberikan masukan berbasis data kepada pemangku kepentingan. Era digital membutuhkan kolaborasi, bukan sekadar kompetisi,” ujar Raymond Hubertus dalam sambutan perdananya.
Jartatel sendiri menaungi lebih dari 150 perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur telematika, mulai dari penyedia menara telekomunikasi, operator fiber optik, hingga perusahaan solusi Internet of Things (IoT). Dengan kepengurusan baru ini, sejumlah agenda utama telah digariskan: mempercepat penetrasi jaringan broadband di daerah tertinggal, menyelaraskan regulasi telematika dengan dinamika teknologi, serta memperkuat kemitraan dengan asosiasi internasional. Andika Nugroho menegaskan bahwa pengelolaan dana keanggotaan akan difokuskan pada riset dan pengembangan, dengan target menghasilkan tiga rekomendasi kebijakan setiap tahunnya kepada pemerintah.
ASSI dan Masa Depan Industri Satelit Nasional
Sementara itu, di kancah industri satelit, Risdianto Yuli Hermansyah resmi memegang kendali ASSI. Langkah ini diambil di saat yang tepat, mengingat Indonesia tengah bersiap meluncurkan satelit multifungsi terbaru dan memperkuat infrastruktur antariksa yang mandiri. Risdianto, yang sebelumnya menjabat posisi senior di salah satu operator satelit terbesar di Asia Pasifik, diharapkan mampu mendorong daya saing satelit Indonesia di level regional.
“Kita tidak bisa lagi hanya menjadi pengguna teknologi. ASSI akan mendorong anggotanya untuk terlibat langsung dalam riset, manufaktur komponen, dan bahkan peluncuran satelit dari dalam negeri,” kata Risdianto dengan penuh optimisme.
Asosiasi Satelit Indonesia mencatatkan pertumbuhan jumlah anggota yang signifikan dalam lima tahun terakhir, mencerminkan semakin maraknya layanan internet berbasis satelit di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Di bawah kepemimpinan Risdianto, ASSI akan mengedepankan tiga pilar utama: pertama, advokasi regulasi spektrum frekuensi yang adil dan transparan; kedua, pengembangan sumber daya manusia melalui sertifikasi teknis berskala nasional; serta ketiga, fasilitasi investasi asing di sektor satelit dengan tetap menjaga kepentingan nasional. Tidak ketinggalan, program inkubasi startup antariksa akan diintensifkan guna mencetak unicorn baru di bidang teknologi luar angkasa.
Sinergi Telematika dan Satelit: Kunci Pemerataan Digital
Keberadaan dua asosiasi yang kuat ini membuka peluang sinergi yang sangat menjanjikan. Jaringan telematika di darat dan satelit di angkasa merupakan dua sisi mata uang yang sama: konektivitas. Tanpa integrasi keduanya, target Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai. Raymond dan Risdianto mengaku telah melakukan komunikasi awal untuk merancang forum bersama antara Jartatel dan ASSI. Forum tersebut akan membahas isu-isu strategis seperti integrasi jaringan fiber dengan backhaul satelit, serta standarisasi kualitas layanan di area blank spot.
Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru ini. Seorang pejabat Kominfo yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa asosiasi yang solid akan mempermudah koordinasi kebijakan publik. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Butuh tangan-tangan asosiasi untuk menjangkau pelaku industri hingga level grassroots,” ujarnya.
Dengan formasi kepengurusan yang segar dan visi yang seirama, publik kini menanti gebrakan konkret dari Jartatel di bawah Raymond Hubertus dan ASSI di bawah Risdianto Yuli Hermansyah. Jika keduanya mampu bersinergi, bukan tidak mungkin lompatan besar dalam pemerataan infrastruktur digital Indonesia akan terjadi dalam waktu dekat. Sektor telematika dan satelit yang selama ini kerap berjalan sendiri-sendiri, kini dipaksa untuk berpadu menjawab tantangan zaman.
[SOCIAL_TWEET]: Dua asosiasi teknologi resmi umumkan nahkoda baru: Raymond Hubertus pimpin Jartatel, Risdianto Yuli Hermansyah komandoi ASSI. Mampukah sinergi telematika & satelit percepat pemerataan internet Indonesia? #Telematika #SatelitIndonesia #InfrastrukturDigital #JartatelASSI[SOCIAL_TG]: 🛰️📡 Jartatel & ASSI resmi punya nahkoda baru! Raymond Hubertus dan Risdianto Yuli Hermansyah siap bawa sinergi telematika-satelit ke level berikutnya. Simak rencana besarnya di sini 👇
Comments (0)