RSUD Kubu Raya Tambah Fasilitas Disabilitas Lewat Program Quick Win

Kubu Raya, Kalimantan Barat — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus yang terletak di wilayah terpencil Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Bar

Jul 16, 2026 - 01:22
0 0
RSUD Kubu Raya Tambah Fasilitas Disabilitas Lewat Program Quick Win

Kubu Raya, Kalimantan Barat — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus yang terletak di wilayah terpencil Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kini tengah mendapatkan sentuhan besar melalui Program Quick Win. Program prioritas nasional ini menyasar peningkatan infrastruktur layanan publik, termasuk aksesibilitas bagi penyandang disabilitas yang selama ini nyaris terabaikan di rumah sakit daerah pelosok.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, Jumat (6/2/2026), berbagai fasilitas ramah disabilitas mulai dibangun dan diperbaiki. Mulai dari jalur landai khusus kursi roda, rambu tactile untuk tunanetra, hingga kamar mandi aksesibel yang memenuhi standar universal. Pembangunan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kubu Raya yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan kesehatan layak.

Latar Belakang Program Quick Win

Program Quick Win merupakan inisiatif pemerintah pusat yang dirancang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di daerah terpencil. RSUD Tuan Besar Syarif Idrus dipilih sebagai salah satu penerima manfaat karena posisinya yang strategis sebagai rumah sakit rujukan utama bagi warga Kubu Raya dan sekitarnya.

Menurut data pemerintah daerah, rumah sakit ini melayani lebih dari 60.000 pasien setiap tahunnya, dengan cakupan wilayah hingga ke kecamatan-kecamatan paling ujung. Tingginya angka kunjungan membuat kebutuhan akan fasilitas inklusif menjadi semakin mendesak.

"Selama ini banyak pasien disabilitas yang harus digendong atau dipapah oleh keluarganya karena tidak ada jalur kursi roda yang layak. Ini ironis di rumah sakit yang seharusnya melayani semua orang," ujar salah satu tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya.

Komponen Aksesibilitas yang Dibangun

  • Jalur landai (ramp) dengan kemiringan sesuai standar untuk pengguna kursi roda di seluruh akses masuk gedung
  • Rambu tactile guiding block berwarna kuning sebagai penuntun tunanetra di koridor utama
  • Toilet aksesibel dengan pegangan tangan dan ruang manuver kursi roda minimal 150 sentimeter
  • Lift khusus yang dilengkapi tombol Braille dan audio announcement
  • Kursi prioritas di area pendaftaran, apotek, dan instalasi gawat darurat
  • Petugas pendamping yang telah mengikuti pelatihan pelayanan disabilitas

Tantangan di Wilayah Terpencil

Pembangunan fasilitas disabilitas di rumah sakit pelosok bukan perkara mudah. Medan yang sulit dijangkau, keterbatasan tenaga teknis, serta anggaran daerah yang minim menjadi tantangan tersendiri. Kubu Raya sendiri merupakan kabupaten dengan wilayah didominasi sungai dan pesisir, membuat distribusi material bangunan memerlukan waktu lebih lama.

Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap hak-hak penyandang disabilitas masih perlu ditingkatkan. Banyak keluarga yang memilih merawat anggota keluarga disabilitas di rumah karena khawatir tidak mendapat pelayanan yang manusiawi di fasilitas kesehatan.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Dengan hadirnya aksesibilitas yang lebih baik, diharapkan angka kunjungan pasien disabilitas akan meningkat. Selama ini, banyak penyandang disabilitas di Kubu Raya yang memilih berobat ke rumah sakit di Kota Pontianak dengan jarak tempuh lebih dari satu jam perjalanan.

Pemerintah daerah menargetkan, setelah seluruh fasilitas Quick Win rampung pada akhir tahun ini, RSUD Tuan Besar Syarif Idrus dapat melayani pasien disabilitas dengan standar yang setara dengan rumah sakit perkotaan.

Target dan Harapan ke Depan

Program Quick Win tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik. Pelatihan sumber daya manusia, penyediaan alat bantu, hingga kampanye kesadaran publik juga menjadi bagian integral dari program ini. Harapannya, RSUD Tuan Besar Syarif Idrus bisa menjadi model rumah sakit inklusif di daerah terpencil Kalimantan Barat.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyatakan akan terus memantau implementasi program hingga tuntas. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan setiap fasilitas yang dibangun benar-benar digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Dengan langkah konkret ini, RSUD Tuan Besar Syarif Idrus tidak hanya menjadi simbol peningkatan layanan kesehatan di Kubu Raya, tetapi juga bukti nyata bahwa inklusivitas bisa diwujudkan bahkan di pelosok negeri.

[SOCIAL_TWEET]: RSUD Tuan Besar Syarif Idrus Kubu Raya kini punya jalur kursi roda, toilet aksesibel, dan rambu tunanetra lewat Program Quick Win. Layanan inklusif hadir di pelosok Kalimantan Barat! #AksesDisabilitas #QuickWin #KubuRaya[SOCIAL_TG]: ♿✨ RSUD Kubu Raya kini inklusif! Jalur kursi roda, toilet aksesibel, lift Braille semua hadir lewat Program Quick Win 🏥🇮🇩

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User