Saling Tunjuk PDIP dan Koalisi Pemerintah gegara Posisi Penyeimbang

Jakarta - Ketegangan politik antara PDI Perjuangan dan partai-partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat. Sorotan tajam dari koa

Jul 06, 2026 - 14:14
0 2
Saling Tunjuk PDIP dan Koalisi Pemerintah gegara Posisi Penyeimbang

Jakarta - Ketegangan politik antara PDI Perjuangan dan partai-partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat. Sorotan tajam dari koalisi pemerintah terhadap posisi PDIP yang kerap disebut sebagai penyeimbang di luar pemerintahan memicu perdebatan terbuka. PDIP justru membalikkan pertanyaan, menduga ada ketidaknyamanan di dalam tubuh koalisi sendiri.

PDIP di Abadikan Abu-Abu

Gelombang kritik bermula dari pernyataan Ketua Fraksi PKB DPR, Jazilul Fawaid. Ia menilai sikap politik PDIP di era pemerintahan saat ini masih abu-abu, tidak jelas apakah mendukung penuh atau justru mengambil jarak. "Dalam politik nasional, kejelasan sikap itu penting. Kami melihat PDIP belum menunjukkan posisi yang tegas," ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Senada dengan itu, Juru Bicara sekaligus Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyuarakan pandangan serupa. Menurutnya, masyarakat sebenarnya tidak mempermasalahkan soal oposisi atau pendukung, tetapi ketidakberpihakan yang ambigu justru menimbulkan tanda tanya.

"Ya kalau dari Demokrat sendiri, bagi kita ini kan bagi masyarakat sebenarnya tidak masalah, masalah mendukung atau tidak mendukungnya gitu, ya, sikap PDIP kepada pemerintahan, mendukung atau tidak mendukung," kata Herzaky kepada media kami di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6).

PDIP Membalas: Ada Ketidaknyamanan di Koalisi?

Merespons sorotan itu, sejumlah elite PDIP justru mempertanyakan motif di balik kritik tersebut. Sumber internal PDIP yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa partainya selama ini konsisten menjalankan peran checks and balances sesuai konstitusi. "Mengapa tiba-tiba disorot? Justru kami menduga ada gejolak atau ketidaknyamanan di dalam koalisi mereka sendiri, sehingga proyeksi ketidakpastian dialamatkan ke kami," ujarnya lewat sambungan telepon.

Menurut analisis politik, situasi ini menunjukkan dua kemungkinan: pertama, koalisi pemerintah sedang mencoba mengonsolidasikan kekuatan mereka dengan menciptakan narasi lawan bersama, atau kedua, adanya friksi internal yang membuat mereka rentan terhadap kritik dari luar.

Dinamika Penyeimbang di Parlemen

Posisi PDIP memang unik. Sebagai partai pemegang kursi terbanyak di DPR dan tidak bergabung dalam kabinet, PDIP memiliki modal politik untuk bertindak sebagai kekuatan penyeimbang yang efektif. Akan tetapi, langkah-langkah legislatif mereka dinilai belum sepenuhnya konsisten. Beberapa kali PDIP mendukung program pemerintah, namun di momen lain mengkritik kebijakan strategis. Hal inilah yang oleh koalisi pemerintah disebut sebagai sikap abu-abu.

Warkini.com mencatat, dalam beberapa pengambilan suara penting, fraksi PDIP tak jarang berbeda sikap dengan gabungan partai koalisi. Namun, belum ada pola oposisi yang terbentuk secara sistematis. Inilah yang memantik perdebatan: apakah peran penyeimbang harus berarti oposisi penuh atau bisa pula dijalankan secara selektif?

Dinamika ini diperkirakan akan terus berlanjut menjelang agenda politik besar selanjutnya. Pengamat politik memperkirakan, koalisi pemerintah akan terus memaksa PDIP untuk mendeklarasikan posisi agar peta politik nasional lebih terang benderang. Sementara PDIP, dengan pengalaman panjangnya, tak akan mudah terjebak pada kutub oposisi atau pendukung penuh. "Bisa jadi strategi PDIP justru menjaga ketidakpastian untuk memperkuat posisi tawar," ujar pengamat politik dari salah satu perguruan tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada komunikasi resmi antara kedua kubu untuk meredakan saling tunjuk ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User