Warkini.com, Tangerang – Kondisi penanganan darurat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang mulai menunjukkan perkembangan positif. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa 232 jiwa yang sebelumnya terpaksa mengungsi akibat peristiwa tersebut kini telah kembali ke tempat tinggal masing-masing. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa proses pemulangan sebagian besar pengungsi berlangsung pada Minggu (5/7/2026) pagi.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, para pengungsi sebelumnya menempati fasilitas darurat di Kantor Desa Tanjakan Mekar sejak kebakaran besar melanda area TPA. Namun, setelah situasi dinyatakan membaik dan akses ke permukiman warga kembali aman, mereka pun memutuskan untuk meninggalkan lokasi pengungsian.
"232 jiwa tadi malam mengungsi di Kantor Desa Tanjakan Mekar, tadi pagi sudah kembali ke rumah masing-masing. Sisa 15 orang," kata Abdul Muhari saat dihubungi Warkini.com, Minggu (5/7/2026).
Meskipun mayoritas pengungsi sudah kembali, BNPB mencatat masih ada 15 jiwa yang hingga kini bertahan di kantor desa. Abdul Muhari tidak merinci lebih jauh alasan ke-15 orang tersebut belum bisa pulang, namun diduga mereka berasal dari area yang paling dekat dengan titik api atau kondisi rumahnya masih terdampak asap tebal sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk proses normalisasi.
Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi beberapa waktu lalu dan dengan cepat meluas akibat tumpukan sampah yang mudah terbakar serta kondisi cuaca yang kering. Peristiwa ini memaksa ratusan warga di sekitar lokasi mengungsi karena khawatir terhadap bahaya asap beracun dan potensi jilatan api yang menyebar. Tim pemadam kebakaran dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang dikerahkan untuk menjinakkan api, didukung oleh alat berat untuk membuka sekat bakar guna mencegah perluasan area terbakar.
Pemerintah daerah dan BNPB terus berkoordinasi dalam menangani dampak insiden ini, termasuk pendataan kerusakan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi yang tersisa, serta menyusun rencana pemulihan lingkungan pasca-kebakaran. Warkini.com akan terus memantau perkembangan situasi di TPA Jatiwaringin dan kondisi para pengungsi yang masih bertahan di kantor desa.
Comments (0)