Siapkan Jalur Alternatif, Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Warkini.com, Jakarta — Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Jalan Werlah yang t

Jul 08, 2026 - 04:22
0 0
Siapkan Jalur Alternatif, Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Warkini.com, Jakarta — Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Jalan Werlah yang terletak di wilayah Bener Meriah, Aceh. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur pendukung selama masa perbaikan Jembatan Enang-Enang yang menjadi urat nadi penghubung antarkawasan.

Berdasarkan laporan yang diterima media kami, pemerintah telah menyusun rencana strategis berupa pembangunan jembatan baru serta pelebaran ruas jalan di lokasi itu. Langkah ini ditempuh agar Jalan Werlah dapat difungsikan secara optimal sebagai jalur alternatif utama ketika proses rehabilitasi Jembatan Enang-Enang tengah berlangsung. Dengan disiapkannya rute pengganti, mobilitas warga dan distribusi logistik diharapkan tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

"Kita ingin memastikan akses masyarakat tidak terputus. Pembangunan jembatan dan pelebaran jalan di Werlah menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi dan sosial tetap bergerak," ujar Tito dalam keterangan yang dikutip Warkini.com.

Menariknya, Jembatan Enang-Enang sendiri merupakan jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat. Inisiatif warga tersebut patut diapresiasi, namun dari hasil penilaian teknis sementara, struktur jembatan dinilai belum cukup kokoh untuk menahan beban kendaraan berat. Oleh karena itu, pemerintah hanya memberikan izin operasional terbatas, yakni hanya untuk sepeda motor dan kendaraan ringan. Aturan ini berlaku hingga ada kajian teknis lebih mendalam yang akan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Aceh.

Untuk mencegah potensi kerusakan lebih parah dan menjaga keselamatan pengguna jalan, pemerintah juga berencana memasang portal pembatas di titik-titik strategis menuju jembatan. Portal ini didesain khusus agar kendaraan bertonase besar tidak dapat melintas, sehingga hanya kendaraan roda dua dan kendaraan ringan yang diperbolehkan lewat. Langkah tersebut menjadi bukti nyata kehati-hatian pemerintah dalam mengelola infrastruktur vital yang masih dalam tahap transisi menuju perbaikan total.

Laporan Warkini.com juga menyebutkan, tim Satgas PRR akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat proses kajian teknis, sehingga kepastian soal kapan kendaraan berat bisa melintas kembali dapat segera diumumkan kepada publik. Sementara itu, warga diimbau untuk sementara bersabar dan menggunakan jalur alternatif yang tengah disiapkan demi keamanan bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
wendy-anwar

Reporter Trending. Reporter fenomena internet dan konten viral.

Comments (0)

User