SIMALUNGUN — Angin Puting Beliung Porak-porandakan 161 Rumah, Pak Kapolres Turun Langsung Gaskeun Bantuan!
Bestie, kalau alam udah ngamuk, kita cuma bisa saling bantu, kan? Nah, ini dia aksi real dari Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, yang nggak cuma
Bestie, kalau alam udah ngamuk, kita cuma bisa saling bantu, kan? Nah, ini dia aksi real dari Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, yang nggak cuma duduk manis di kantor. Beliau langsung on the spot menyalurkan bantuan kemanusiaan buat warga yang jadi korban keganasan angin puting beliung di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun. So heartbreaking, tapi juga wholesome banget melihat respons cepatnya!
Jadi gini ceritanya. Bencana yang terjadi beberapa waktu lalu ini ternyata merusak 161 unit rumah warga yang tersebar di 5 nagori dan 1 kelurahan. Bisa kebayang dong gimana panik dan sedihnya warga yang tiba-tiba atap rumahnya terbang atau temboknya roboh? Nah, melihat kondisi darurat kayak gini, Polres Simalungun langsung bergerak cepat bak tim Avengers assemble.
"Hari ini Kapolres Simalungun bersama rombongan melaksanakan bakti sosial berupa penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam angin puting beliung di Nagori Talun Rejo, Kecamatan Pematang Bandar," ujar Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi di lokasi pada Rabu (8/7) pagi.
Bukan Cuma Kasih Sembako, Tapi Juga Bahan Bangunan Biar Rumah Cepet Pulih
Nah, ini dia yang bikin bantuan kali ini makin worth it banget. Pak Kapolres nggak cuma datang bawa beras dan mie instan, gengs. Beliau juga menyalurkan bahan bangunan buat bantu warga yang rumahnya rusak parah. So thoughtful, right?
AKBP Marganda Aritonang bahkan sampai blusukan langsung ke titik-titik rumah yang rusak. Beliau mengaku prihatin banget melihat kondisi warga. Tapi di sisi lain, salut juga karena warga udah kompak gotong royong.
"Dari data yang ada, ada rumah dengan kerusakan parah, sedang, dan ringan. Namun secara visual saya melihat masyarakat sudah bahu membahu bekerja sama melakukan pemulihan," ujar AKBP Marganda.
Pak Kapolres juga menambahkan kalau bantuan ini bakal disalurkan secara bertahap. Jadi buat warga yang belum kebagian, jangan khawatir, ya! Your package is on the way.
"Kita memberikan bantuan berupa bahan bangunan dan bahan pangan seperti beras, yang akan kita salurkan secara bertahap. Mudah-mudahan masyarakat bisa kembali pulih seperti semula dan melaksanakan aktivitas kehidupannya secara normal," tuturnya.
“Jangan Sampai Ada Warga yang Merasa Terabaikan!” — Pesan Tegas Pak Kapolres
Yang makin bikin hati adem, AKBP Marganda Aritonang juga ngasih arahan spesial buat Kapolsek Bandar Huluan dan Camat Pematang Bandar. Beliau minta mereka terus patroli dan memastikan negara hadir di tengah masyarakat. Intinya, nggak boleh ada satupun warga yang merasa sendirian menghadapi musibah ini.
"Saya meminta kepada Kapolsek Bandar Huluan dan Camat Pematang Bandar untuk melaksanakan kegiatan patroli, pastikan negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa terabaikan. Kalau kekurangan bantuan, nanti kita akan coba bantu, baik dari Polri maupun koordinasi dengan Pemka," tegasnya.
Respect!* Ini sih definisi protect and serve yang sebenarnya. Bukan cuma ngurusin kriminalitas, tapi juga jadi garda terdepan saat warga lagi susah. Salut banget buat Polres Simalungun!
Anyway, bencana alam memang nggak bisa kita prediksi, tapi respons cepat dan solidaritas kayak gini yang bikin kita percaya kalau humanity is still alive. Semoga warga Pematang Bandar bisa segera pulih dan kembali beraktivitas normal ya, bestie. Kalau kalian mau bantu atau sekadar kirim doa, jangan ragu buat spill di kolom komentar!
Yuk, ngobrol! Menurut kalian, selain bantuan fisik, dukungan mental apa yang paling dibutuhkan korban bencana alam? Drop pendapat kalian di bawah ya! 👇
Comments (0)