Surabaya Raih Penghargaan RTLH Tertinggi, Target 7.196 Rutilahu Rampung 2027

Pemerintah Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Pemerintah Daerah dengan Dukungan APBD Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tertinggi.

Jul 08, 2026 - 00:04
0 0
Surabaya Raih Penghargaan RTLH Tertinggi, Target 7.196 Rutilahu Rampung 2027

Pemerintah Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Pemerintah Daerah dengan Dukungan APBD Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tertinggi. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemkot dalam menuntaskan persoalan permukiman warga melalui perbaikan ribuan unit rumah tidak layak huni yang tersebar di seluruh penjuru Kota Pahlawan. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari strategi kolaboratif yang dibangun lintas sektor, karena pembangunan kota tidak bisa hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah semata.

Strategi Kolaboratif Kunci Keberhasilan

Eri Cahyadi menjelaskan, Pemkot Surabaya secara sadar membuka ruang seluas-luasnya bagi peran serta berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha dalam program Rutilahu. Hal ini dilakukan agar kecepatan penanganan rumah tidak layak huni semakin meningkat, sekaligus menciptakan rasa memiliki bersama atas wajah permukiman Surabaya. Beberapa mitra strategis yang telah berkontribusi signifikan antara lain Yayasan Buddha Tzu Chi, Ciputra Group, Pakuwon Group, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Surabaya, Bangga Surabaya Peduli, serta Nurul Hayat. Sinergi tersebut, menurut wali kota, menjadi lokomotif gotong royong modern yang menjadikan program Rutilahu lebih dari sekadar program teknis, melainkan gerakan kemanusiaan kota.

“Kami sadar APBD tidak cukup untuk menjangkau semua warga yang rumahnya masih tidak layak. Maka kami ajak semua pihak yang punya kepedulian, dari yayasan, pengembang, sampai lembaga sosial keagamaan. Hasilnya, program Rutilahu bisa berjalan lebih masif dan tepat sasaran,” ujar Eri Cahyadi kepada Warkini.com.

Target 7.196 Unit Tuntas 2027

Berdasarkan data yang dihimpun Warkini.com, Pemkot Surabaya memasang target ambisius untuk menuntaskan sebanyak 7.196 unit rutilahu paling lambat pada tahun 2027. Angka itu merupakan akumulasi kebutuhan perbaikan yang telah dipetakan oleh dinas perumahan dan permukiman, dengan prioritas pada wilayah-wilayah kantung kemiskinan perkotaan. Hingga saat ini, progres penanganan menunjukkan tren positif yang ditopang oleh kombinasi dana APBD Surabaya, bantuan corporate social responsibility (CSR) dari swasta, serta donasi masyarakat melalui lembaga penghimpun yang kredibel. Wali kota menambahkan bahwa setiap unit yang direhab tidak hanya mendapat perbaikan fisik seperti atap, lantai, dan dinding, melainkan juga dilengkapi sanitasi layak serta penerangan yang memadai agar kualitas hidup penghuni benar-benar meningkat.

Penghargaan Terbaik I yang diraih Surabaya semakin memperkuat citra kota ini sebagai salah satu contoh terdepan dalam penanganan kawasan kumuh dan rumah tidak layak huni di Indonesia. Ke depan, Pemkot Surabaya berencana memperluas jejaring kemitraan dengan melibatkan perbankan melalui program tanggung jawab sosial lingkungan serta mengoptimalkan platform digital guna memonitor progres perbaikan rumah secara real time. Dengan pendekatan terpadu ini, optimisme untuk menuntaskan 7.196 rutilahu pada 2027 terus menyala, sejalan dengan komitmen pemerintah kota untuk menghadirkan hunian yang manusiawi bagi seluruh warga Surabaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
wendy-anwar

Reporter Trending. Reporter fenomena internet dan konten viral.

Comments (0)

User