Viral Calo Minta Uang ke Pelamar Kerja di Serang, Polisi Selidiki
Sebuah rekaman suara yang memperdengarkan sosok diduga calo tenaga kerja meminta sejumlah uang kepada pelamar kerja viral di media sosial. Dalam percakapan tersebut, calo itu meminta seorang ibu meny
Sebuah rekaman suara yang memperdengarkan sosok diduga calo tenaga kerja meminta sejumlah uang kepada pelamar kerja viral di media sosial. Dalam percakapan tersebut, calo itu meminta seorang ibu menyiapkan uang agar lamaran anaknya bisa lolos seleksi di sebuah pabrik di kawasan Kabupaten Serang, Banten. Kepolisian langsung merespons dengan membuka penyelidikan atas dugaan praktik penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja ini.
"Nong Siti, besok emaknya suruh itu ya. Suruh bawa uangnya itu ya. Soalnya lamarannya mau disetorin ke kantornya itu plus sama duitnya besok," demikian petikan suara dalam rekaman yang tersebar luas di aplikasi percakapan dan platform media sosial.
Rekaman itu pertama kali diunggah oleh salah satu akun komunitas warga Serang dan dengan cepat menuai kecaman publik. Banyak netizen yang menyayangkan masih maraknya praktik percaloan dalam proses rekrutmen industri, yang seringkali merugikan para pencari kerja dari kalangan ekonomi bawah. Calo dalam rekaman tersebut terdengar meyakinkan pihak keluarga bahwa uang itu menjadi "syarat mutlak" agar dokumen lamaran segera diproses oleh pihak pabrik.
Polisi Turun Tangan Selidiki Indikasi Penipuan
Menanggapi viralnya rekaman tersebut, jajaran kepolisian dari Polres Serang dan jajaran terkait menyatakan telah menerima laporan masyarakat dan mulai mengumpulkan barang bukti. Kapolres setempat melalui keterangan resminya menyebutkan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi aksi premanisme berkedok jasa perekrutan. "Kami sedang menelusuri identitas pemilik suara dan siapapun yang terlibat. Ini jelas melanggar hukum, terutama jika terbukti ada unsur penipuan atau pemerasan terhadap pelamar," ujar seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.
Pihak pabrik yang disebut dalam rekaman juga dimintai klarifikasi. Hingga kini, manajemen perusahaan masih melakukan audit internal untuk memastikan apakah ada oknum karyawan yang bermain di luar prosedur resmi. Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Serang mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran dari pihak yang menjanjikan kelulusan instan dengan membayar sejumlah uang. "Semua proses rekrutmen yang legal tidak dipungut biaya," ujar seorang pejabat dinas.
Kasus ini menambah panjang daftar laporan serupa di kawasan industri Serang yang kerap menjadi incaran para calo musiman. Penelusuran media kami menunjukkan, dalam tiga bulan terakhir saja sudah ada lima pengaduan yang masuk ke posko pengaduan Dinas Tenaga Kerja dengan modus yang hampir identik. Pelaku biasanya memanfaatkan ketidaktahuan pelamar soal mekanisme rekrutmen profesional yang sesungguhnya.
Hingga berita ini diturunkan, rekaman suara tersebut masih terus menyebar dan memancing perbincangan di grup-grup lowongan kerja. Polisi mengimbau agar warga yang merasa dirugikan segera melapor dengan membawa bukti lengkap, termasuk bukti transfer jika sudah sempat menyetorkan uang. Penyelidikan masih berlangsung secara intensif, sementara terduga calo belum memberikan respons atas tuduhan yang mengarah kepadanya. Warkini.com akan terus memantau perkembangan kasus ini.
Comments (0)