Waka Komisi III DPR Minta 'Rayap Besi' Diberantas: Bahayakan Nyawa Orang

Jakarta, Warkini.com – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni angkat bicara mengenai fenomena pencurian besi di sejumlah fasilitas publik yang semakin meresahkan. Ia menilai para pelaku, yang ia

Jul 07, 2026 - 22:44
0 1
Waka Komisi III DPR Minta 'Rayap Besi' Diberantas: Bahayakan Nyawa Orang

Jakarta, Warkini.com – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni angkat bicara mengenai fenomena pencurian besi di sejumlah fasilitas publik yang semakin meresahkan. Ia menilai para pelaku, yang ia sebut sebagai ‘rayap besi’, tidak hanya merugikan negara tetapi juga mengancam keselamatan warga. Perhatian Sahroni tertuju pada kasus-kasus pencurian yang menyasar komponen vital di jembatan penyeberangan orang (JPO), taman kota, hingga infrastruktur pengendali air seperti pembatas waduk dan tutup gorong-gorong.

Menurut politikus Partai NasDem itu, modus pencurian semacam ini telah berulang kali terjadi dan menunjukkan peningkatan frekuensi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Hilangnya besi-besi penopang atau elemen pengaman dari fasilitas publik menciptakan kondisi rawan kecelakaan. Ia mencontohkan, besi pegangan JPO yang dicuri bisa membuat pengguna, terutama lansia dan anak-anak, kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke jalan. Begitu pula dengan tutup gorong-gorong yang raib, seringkali baru diketahui setelah ada korban yang terperosok ke dalam saluran air.

Desakan Tindakan Tegas ke Polda Metro Jaya

Dalam keterangan yang diterima Warkini.com, Selasa (7/7/2026), Sahroni secara khusus mendesak Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya untuk mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku. Ia khawatir, pembiaran terhadap aksi kriminal ini akan melahirkan lebih banyak ‘rayap besi’ baru yang semakin berani.

"Aksi orang-orang ini bisa membahayakan nyawa banyak orang. Maka saya minta Polda Metro Jaya serius memberantas pencurian berujung perusakan fasilitas umum yang sedang marak ini," tegas Sahroni.

Lebih lanjut, Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta III itu menekankan bahwa pencurian besi bukan sekadar tindak pidana ringan. Kerugian material yang dialami pemerintah akibat perusakan fasilitas umum kerap tak sebanding dengan biaya perbaikan atau penggantian komponen yang hilang. Namun yang lebih utama, nyawa manusia taruhannya. Sahroni mendorong agar aparat kepolisian tidak hanya menangkap para pengepul besi curian tetapi juga menelusuri jaringan utama yang menampung barang-barang hasil kejahatan tersebut.

Ia menambahkan, masyarakat juga perlu dilibatkan dalam pengawasan melalui sistem pelaporan cepat. “Kalau ada yang melihat gerombolan mencurigakan membawa besi di malam hari, jangan ragu untuk melapor. Ini demi keselamatan kita bersama,” ucap Sahroni, mengutip pesan yang disampaikannya dalam pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan. Media kami akan terus memantau respons Polda Metro Jaya terkait desakan pemberantasan kejahatan yang mengancam keselamatan publik ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sasha-gunawan

Editor Hiburan. Editor film, musik, dan budaya pop.

Comments (0)

User