Bentrokan Berdarah di Ciledug Dipicu Perebutan Jatah Preman, Dua Pelaku Diamankan
Aparat Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam bentrokan berdarah di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Per
Aparat Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam bentrokan berdarah di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Peristiwa yang dipicu sengketa ‘jatah preman’ itu menyebabkan seorang korban mengalami luka-luka. Media kami memperoleh informasi, ketiga tersangka lain masih dalam pengejaran intensif petugas.
Peran Tersangka yang Sudah Ditangkap
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit, menerangkan kepada awak media bahwa dua orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka adalah MSS yang kerap dipanggil Bule, serta Panji dengan nama alias Qbenk. Dari hasil penyelidikan sementara, Bule diduga kuat ikut melakukan aksi pembacokan terhadap korban di lokasi kejadian. Sementara itu, Qbenk disebut berperan membantu membawa salah seorang pelaku lain ke rumah sakit tidak lama setelah bentrokan usai. Meski demikian, polisi belum merinci lebih jauh kondisi korban maupun kronologi utuh peristiwa yang terjadi pada Jumat (3/7/2026) tersebut.
“Inisial MSS alias Bule, diduga ikut melakukan pembacokan terhadap korban. Kemudian Panji alias Qbenk, yang diduga berperan membantu membawa salah seorang pelaku ke rumah sakit setelah kejadian,” ujar Parikhesit dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Pelaku Lain Masih Buron
Tim Reskrim Polres Metro Tangerang Kota terus memburu tiga pelaku lain yang identitasnya sudah dikantongi namun belum dilakukan penangkapan. AKBP Parikhesit menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme yang mengancam keamanan warga. Penelusuran media kami di lapangan menunjukkan, lokasi bentrokan di Jalan Raden Fatah selama ini dikenal rawan gesekan antarkelompok yang berebut wilayah untuk memalak pedagang dan pengendara.
Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku juga sedang dalam pendalaman forensik. Polres Metro Tangerang Kota mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para buronan untuk segera melapor agar proses hukum segera tuntas dan situasi di Ciledug kembali kondusif.
Comments (0)