Dukungan Penuh dari Pakar Energi untuk Kortas Tipikor Usut Korupsi Batu Bara

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri kini tengah mendalami dugaan praktik korupsi yang melibatkan pengadaan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) d

Jul 08, 2026 - 08:10
0 1
Dukungan Penuh dari Pakar Energi untuk Kortas Tipikor Usut Korupsi Batu Bara

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri kini tengah mendalami dugaan praktik korupsi yang melibatkan pengadaan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dalam rentang waktu 2018 hingga 2026. Kasus ini diduga telah menimbulkan kerugian negara hingga mencapai angka sekitar Rp5 triliun. Informasi yang dihimpun media kami menyebutkan bahwa penyidik terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap jaringan di balik penyimpangan tersebut.

Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas yang diambil oleh Kortas Tipikor. Lembaga yang fokus pada tata kelola energi dan sumber daya alam ini menilai pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh dan tanpa kompromi. Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman, menegaskan bahwa peluang untuk membongkar kasus ini sangat terbuka lebar asalkan tim penyidik serius dan konsisten dalam menjalankan tugasnya.

Jika serius, maka mudah mengungkap siapa saja pemainnya, sebab kami yakin Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) sudah punya data penyimpangan yang cukup dua alat bukti sehingga bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan, tetapi jangan tebang pilih, ungkap semuanya sesuai perintah Presiden.

Pernyataan Yusri Usman tersebut sekaligus menjadi penekanan agar proses hukum tidak berhenti pada aktor-aktor tertentu saja. Ia mengingatkan pentingnya mengikuti arahan Presiden yang berkali-kali menyerukan pemberantasan korupsi harus dilakukan tanpa pandang bulu. Dalam konteks ini, dugaan penyimpangan pengadaan batu bara yang merugikan keuangan negara dalam jumlah fantastis tidak boleh dibiarkan menjadi preseden buruk di sektor energi. CERI menilai, pengadaan batu bara untuk PLTU merupakan salah satu rantai pasok vital yang sangat rawan terhadap permainan harga dan penunjukan pemasok yang tidak sesuai aturan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, Kortas Tipikor telah memegang setidaknya dua alat bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan penuh. Pengembangan lebih lanjut diyakini akan membuka keterlibatan sejumlah pihak mulai dari oknum di internal perusahaan penyedia batu bara, pelaku usaha, hingga pejabat yang terkait dengan proses pengadaan di pembangkit listrik. Kerugian Rp5 triliun diduga muncul dari selisih harga, mark-up volume pengadaan, serta klaim pasokan yang tidak sesuai dengan realisasi.

Media kami juga mencatat bahwa pengusutan ini merupakan bagian dari komitmen Polri, melalui Kortas Tipikor, untuk membersihkan sektor energi dan sumber daya mineral dari praktik-praktik yang merugikan negara. Dukungan dari pakar dan lembaga independen seperti CERI diharapkan dapat memperkuat upaya penegakan hukum sekaligus memastikan hak-hak negara kembali pulih secara maksimal. Pengawasan publik diyakini bakal menjadi kunci pendorong agar proses penyidikan berlangsung transparan dan akuntabel. Pihak CERI pun berencana memantau secara berkala perkembangan penanganan perkara ini serta akan menyampaikan masukan berbasis data kepada penyidik jika diperlukan.

Hingga saat ini, tim penyidik masih terus menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi. Langkah ini diambil untuk memperkuat konstruksi hukum dan memastikan rantai peristiwa dugaan tindak pidana korupsi ini dapat dijelaskan secara runtut. Publik menanti gebrakan nyata dari Kortas Tipikor agar korupsi batu bara senilai Rp5 triliun ini benar-benar diusut tuntas dan seluruh aset hasil korupsi dapat disita demi pengembalian kerugian negara. Laporan ini menjadi perhatian Warkini.com untuk terus mengawal perkembangan kasus tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sasha-gunawan

Editor Hiburan. Editor film, musik, dan budaya pop.

Comments (0)

User