Kolaborasi Menyeluruh Jadi Kunci Genjot Mutu Pendidikan Nasional

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh komponen masyarakat, bukan sekadar bertumpu pada regulasi pemerintah. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketu

Jul 08, 2026 - 08:10
0 1
Kolaborasi Menyeluruh Jadi Kunci Genjot Mutu Pendidikan Nasional

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh komponen masyarakat, bukan sekadar bertumpu pada regulasi pemerintah. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, yang menyoroti perlunya wadah bersama guna memperkuat sinergi dalam membentuk karakter dan kompetensi generasi penerus bangsa.

"Peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif semua elemen bangsa,"

Pernyataan tersebut disampaikan Lestari dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (7/7/2026). Ia menekankan bahwa di tengah beragam tantangan yang membelit dunia pendidikan nasional, gotong royong menjadi fondasi yang tak bisa ditawar. Tanpa kolaborasi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan institusi pendidikan, target peningkatan mutu sumber daya manusia Indonesia akan sulit tercapai.

Senada dengan semangat itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) belum lama ini secara resmi memperkenalkan Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu (PSPB). Inisiatif ini dirancang khusus untuk menghidupkan kembali nilai gotong royong dalam memajukan ekosistem pendidikan di Tanah Air. Gerakan PSPB diharapkan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama berkontribusi, baik dalam bentuk pemikiran, pendanaan, maupun pendampingan program di lapangan.

Lestari menambahkan bahwa partisipasi semesta tidak hanya menyasar aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Menurutnya, keberhasilan pendidikan terletak pada keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penanaman nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, kehadiran gerakan semacam PSPB dinilai strategis untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki budi pekerti yang kuat dan jiwa sosial yang tinggi.

Kolaborasi yang dimaksud mencakup peran keluarga sebagai madrasah pertama, lingkungan sekitar sebagai ruang belajar informal, hingga dukungan sektor swasta dalam penyediaan teknologi dan infrastruktur pendidikan. Dengan semakin masifnya disrupsi digital dan perubahan kebutuhan keterampilan di masa depan, momentum untuk merekatkan kembali kerja sama lintas sektor ini menjadi sangat mendesak. Warkini.com meyakini bahwa gerakan bersama ini akan menjadi langkah fundamental dalam mencetak generasi emas Indonesia yang siap bersaing di kancah global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
wendy-anwar

Reporter Trending. Reporter fenomena internet dan konten viral.

Comments (0)

User