Indragiri Hilir – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Indragiri Hilir (Polres Inhil) menggelar serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu program utama yang dilaksanakan adalah bedah rumah milik seorang warga lanjut usia serta pembangunan sumur bor untuk menjamin ketersediaan air bersih. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah-tengah warga, tidak hanya dalam fungsi keamanan, tetapi juga sebagai pengayom yang peduli terhadap kesejahteraan sosial.
Rumah Sri Yati Disulap Jadi Hunian Layak
Sasaran program bedah rumah kali ini adalah kediaman Sri Yati (62), yang berlokasi di Jalan Beringin Jaya RT 002/RW 001, Kelurahan Kuala Lahang, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir. Pantauan media kami di lapangan menunjukkan bahwa rumah yang sebelumnya berdinding papan lapuk dan berlantai tanah itu kini telah berubah menjadi hunian yang kokoh dan layak huni. Proses renovasi yang dikebut rampung pada Senin, 29 Juni 2026, meliputi penggantian atap, pemasangan dinding baru, pengecoran lantai, serta perbaikan sanitasi dasar. Warga sekitar menyambut baik perubahan ini dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh institusi kepolisian.
Sumur Bor Atasi Krisis Air Bersih
Selain bedah rumah, Polres Inhil juga meresmikan satu unit sumur bor yang dibangun untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat di lingkungan yang sama. Laporan dari tim Warkini.com menyebutkan bahwa selama ini warga di RT tersebut kerap kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau tiba. Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang yang berkelanjutan, sekaligus memutus rantai masalah kesehatan akibat konsumsi air yang tidak higienis. Kini, puluhan kepala keluarga dapat menikmati air bersih tanpa harus menempuh jarak jauh atau membeli air dengan harga tinggi.
Kolaborasi Apik dengan Yayasan Sosial
Kegiatan sosial ini tidak berjalan sendiri. Polres Inhil menggandeng sebuah yayasan sosial yang bergerak di bidang kemanusiaan untuk bersama-sama mewujudkan dua program prioritas tersebut. Kolaborasi ini dinilai memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat sipil. Dalam sambutannya, Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora, menegaskan bahwa aksi bedah rumah dan pembangunan sumur bor merupakan wujud kepedulian Polri, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat. Beliau juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban akan lebih mudah terwujud jika rasa kebersamaan dan saling percaya antara polisi dan warga terus dipupuk.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan. Bedah rumah dan sumur bor ini adalah simbol bahwa kami ada untuk semua,” ujar AKBP Farouk Oktora kepada awak media kami di sela-sela acara.
Dengan terlaksananya program ini, Polres Inhil berharap dapat menginspirasi pihak lain untuk terus berbagi dan peduli. Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya menjadi momen perayaan internal, namun juga momentum untuk menunjukkan dedikasi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sesungguhnya. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian bakti sosial yang hangat, menyisakan senyum dan harapan baru bagi keluarga Sri Yati dan warga sekitar.
Comments (0)